Jumat, 15 Mei 2026

Timnas Indonesia

Widodo C Putro Beri Catatan Penting, Dua Masalah Ini Bisa Jadi Penghalang Timnas Indonesia

Legenda sepabola Indonesia Widodo C Putro memberikan catatan penting untuk Timnas Indonesia besutan Patrick Kluivert.

Tayang:
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
LATIHAN - Jay Idzes, Calvin Verdonk, Dean James, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk sedang berlatih bersama Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/3/2025). 

TRIBUNBATAM.id - Legenda sepabola Indonesia Widodo C Putro memberikan catatan penting untuk Timnas Indonesia besutan Patrick Kluivert.

Menurut Widodo, ada dua hal krusial yang segera harus dibenahi.

Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain di Gelora Bung Karno.

Laga melawan Bahrain sangat penting untuk menjaga peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Widodo memberikan penilaian penampilan Timnas Indonesia kala menghadapi Australia (20/3/2025).

Sebagai informasi, ini merupakan laga debut Patrick Kluivert bersama timnas Indonesia.

Timnas Indonesia sejatinya tampil cukup impresif pada awal laga.

Skuad Garuda secara mengejutkan bisa mengurung pertahanan Australia.

Timnas Indonesia lalu sempat memiliki kesempatan untuk unggul setelah mendapat hadiah penalti pada menit kedelapan.

Baca juga: Timnas Indonesia vs Bahrain, Patrick Kluivert Berpeluang Rombak Susunan Pemain

Sayang, peluang tersebut terbuang sia-sia usai bola sepakan Kevin Diks hanya membentur tiang gawang.

Penampilan Calvin Verdonk dkk kemudian mulai menurun.

Hingga akhirnya timnas Indonesia menyerah dari Australia dengan skor 1-5.

Menanggapi hasil ini, Widodo C Putro memuji penampilan apik timnas Indonesia terutama di awal pertandingan.

Terutama di menit awal pertandingan sebelumnya."

"Itu adalah gambaran dari sepak bola kita," kata Widodo Cahyono, dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

Namun, Widodo C Putro juga menyoroti beberapa kelemahan timnas Indonesia.

Pertama adalah timnas Indonesia belum bisa bermain baik ketika harus melakukan pressing tinggi.

Hal tersebut tercermin pada gol kedua Australia.

Pressing tinggi yang diterapkan Patrick Kluivert membuat banyak ruang terbuka di lini pertahanan timnas Indonesia.

Situasi tersebut dimanfaatkan Australia dengan memanfaatkan kecepatan Nishan Velupillay.

Lepas dari jebakan offside, Nishan Velupillay kemudian memenangkan duel satu lawan satu dengan Marteen Paes.

Widodo C Putro berharap Patrick Kluivert bisa menemukan solusi terkait masalah ini.

"Dalam 10 sampai 15 menit awal, kita tidak bisa terus melakukan high pressing."

"Harus ada perubahan dalam pendekatan permainan."

"Jika tidak bisa bermain ofensif dengan intensitas tinggi, maka harus ada solusi lain yang diterapkan," ucap Widodo C Putro.

Kekurangan kedua timnas Indonesia menurut Widodo C Putro yakni terkait penciptaan peluang.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengakui timnas Indonesia memang jago menguasai permainan.

Namun, penguasaan tersebut tak bisa melahirkan peluang.

"Penguasaan bola lebih banyak terjadi di daerah kita sendiri, jauh dari gawang lawan, sehingga minim menciptakan peluang."

"Itu yang harus diperbaiki," ucap Widodo C Putro.(*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved