Jumat, 1 Mei 2026

GARUDA PECAH BAN DI TANJUNGPINANG

Bandara RHF Tanjungpinang Pastikan 147 Penumpang Garuda Selamat Insiden Pecah Ban

Pihak Bandara RHF Tanjungpinang memastikan 147 penumpang Garuda Indonesia yang alami insiden pecah ban saat mendarat di Bandara Tanjungpinang selamat

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
PESAWAT GARUDA ALAMI PECAH BAN - Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) EGM Bandara RHF Tanjungpinang, Zaini Ahmad sebut semua penumpang pesawat Garuda Indonesia yang alami pecah ban saat mendarat di Bandara RHF Tanjungpinang dalam kondisi selamat, Rabu (16/4/2025) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memastikan sebanyak 147 penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA288 dari Jakarta tujuan Tanjungpinang dalam kondisi selamat.

Hal itu disampaikan Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) EGM Bandara RHF, Zaini Ahmad, usai pesawat Garuda alami insiden ban pecah saat mendarat di Bandara RHF Tanjungpinang, Rabu (16/4/2025) pagi.

"Kami pastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat,” sebutnya.

Pesawat tersebut mengalami insiden pecah ban saat mendarat di Bandara RHF Tanjungpinang sekira pukul 08.20 WIB.

Baca juga: Detik-detik Pesawat Garuda Pecah Ban saat Mendarat di Bandara RHF Tanjungpinang, Ada Guncangan

Ia mengatakan, sebagian penumpang urgent dialihkan menggunakan pesawat Batik Air untuk penerbangan menuju Bandara Soekarno Hatta. 

“Jadi sudah dialihkan penerbangan ke Jakarta dengan maskapai Batik,” ucapnya.

Hal yang sama disampaikan General Manager Garuda Indonesia Tanjungpinang, Muhammad Ikhsan.

"Kami carikan alternatif lain bagi penumpang yang urgent, sesuai dengan ketersediaan maskapai sebelah," kata Ikhsan.

Namun, ia mengaku belum mendapatkan data pasti jumlah penumpang yang diberangkatkan menggunakan Batik Air. 

"Data jumlah penumpang masih belum saya terima, berapa yang berangkat menggunakan maskapai lain dan berapa yang masih menunggu," ucapnya. 

Baca juga: Pesawat Asal Jakarta Pecah Ban Saat Landing di Tanjungpinang, Garuda Indonesia Selidiki Sebabnya

Selain mencarikan alternatif, penumpang yang masih menunggu tetap mendapat kompensasi berupa makan siang, voucher, cemilan dan uang berjumlah Rp300.000. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved