Selasa, 5 Mei 2026

BERITA KRIMINAL

Pekerja Indonesia Tewas Disiksa di Kamboja, Diiming-imingi Gaji Besar Berharap Bisa Bantu Keluarga

Ihwan bekerja ke negeri orang bukan tanpa alasan. Menurutnya, kepergian dirinya ke negara tersebut untuk memperbaiki ekonomi keluarga.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com
TEWAS PENUH LUKA DI KAMBOJA - Ihwan Sahab, pemuda asal Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi tewas penuh luka di Kamboja 

TRIBUNBATAM.id, BABELAN - Nasib miris dialami oleh Pemuda asal Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi bernama Ihwan Sahab (28). Ia tewas usai kerja di Kamboja menjadi admin perusahaan online scam atau penipuan daring. 

Ihwan bekerja ke negeri orang bukan tanpa alasan. Menurutnya, kepergian dirinya ke negara tersebut untuk memperbaiki ekonomi keluarga.

Namun sayang, kini hanya tinggal nama. Ia tewas usai disiksa di tempat kerja karena tidak memenuhi target perusahaan.

"Ya mungkin karena dia ingin membanggakan orang tua ingin memperbaiki ekonomi keluarga," kata adik Ihwan, Subyantoro, Kamis (17/4/2025). 

Ihwan merupakan tulang punggung setelah orang tuanya purna karya, ia sejak lulus sekolah sudah bekerja untuk keluarga. 

"Dia berangkat itu dia udah baik banget kayak beliin HP orang tua, beliin mesin cuci orang tua, beliin saya laptop, beliin istri saya kamera itu udah baik banget," paparnya. 

Ihwan dari dulu dikenal sebagai sosok yang dermawan, dia bahkan tak lupa beramal meski sedang berada di negeri sebrang. 

"Emang dikenal baik orangnya, di sini pun dia dikenal baik. dia mewakafkan Al-Qur'an juga ke sebuah pesantren," ucapnya. 

Ihwan pamit bekerja ke luar negeri sejak Februari 2024, kepada keluarga dia mengaku mendapat mutasi dari perusahaan lamanya di Indonesia. 

Padahal di Kamboja, Ihwan bekerja sebagai admin perusahaan online scam atau penipuan daring. Dia disiksa karena tak memenuhi target. 

Melalui telepon video, keluarga juga melihat kondisi tubuh Ihwan penuh luka di sekujur tubuhnya diduga disiksa dengan cara dikeroyok belasan orang hingga disetrum. 

Nahas, setelah sempat sadarkan diri dari kondisi koma. Ihwan menghembuskan nafas terakhir pada Senin (14/4/2025). 

Jasadnya sampai saat ini masih di Kamboja, keluarga sepakat proses pemakaman dilakukan di sana karena terkendala biaya untuk memulangkan.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved