Sejarah di Balik Penamaan Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar Milik Pemkab Natuna
Gedung Perpustakaan milik Pemerintah Daerah, kini berganti nama dan dikenal menjadi Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar. Ini sejarah di balik namanya
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
NATUNA, TRIBUNBATAM.id – Nama baru menghiasi gedung megah yang berdiri kokoh di Jalan Kolonel Pnb Sumihar Sihotang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Gedung Perpustakaan milik pemerintah daerah ini sebelumnya belum memiliki nama resmi. Namun, kini berganti nama dan dikenal menjadi 'Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar'.
Peresmian nama ini dilakukan langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, pada Rabu (16/5/2025) lalu, bersamaan dengan peresmian gedung perpustakaan yang baru selesai direnovasi.
Namun, di balik penamaan tersebut, tersimpan sejarah dan penghargaan mendalam, terhadap sosok yang selama ini menjadi inspirasi dunia literasi Natuna.
Baca juga: Perpustakaan Daerah Natuna Berganti Nama Jadi Perpustakaan Idrus M Tahar, Wajah Baru Literasi
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi mengungkapkan, pemilihan nama Idrus M Tahar bukanlah tanpa alasan.
"Sebelumnya, perpustakaan ini hanya disebut sebagai Perpustakaan Daerah Kabupaten Natuna. Sekarang resmi berganti nama menjadi Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar," ujarnya kepada Tribunbatam.id, Jumat (18/4/2025).
Menurutnya, nama Idrus M Tahar dipilih sebagai bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada salah satu sastrawan besar asal Natuna, yang telah berjasa dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional, bahkan internasional.
"Beliau adalah tokoh literasi Natuna tempo dulu. Di tengah segala keterbatasan Natuna saat itu, beliau mampu menulis dan menghasilkan karya-karya yang menembus media nasional hingga internasional. Secara tidak langsung, beliau telah mengangkat nama Natuna," ujarnya.
Erson menambahkan, karya-karya Idrus M Tahar telah banyak dibaca dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Sosoknya dianggap sangat layak untuk diabadikan sebagai nama perpustakaan utama di Kabupaten Natuna.
"Makanya kami menilai nama Idrus M Tahar sangat pas untuk diabadikan. Ini bagian dari penghormatan atas dedikasi dan warisan literasi yang telah beliau tinggalkan," imbuhnya.
Dengan diresmikannya nama baru dan selesainya renovasi total gedung perpustakaan, Erson berharap semangat literasi masyarakat, khususnya peserta didik semakin merangkak naik.
"Kami ingin nama baru ini menjadi inspirasi. Gedung sudah diperbarui, fasilitasnya sudah nyaman, dengan nuansa baru, semoga minat baca anak-anak dan generasi muda terus tumbuh dan literasi di Natuna meningkat,” pungkasnya.
Baca juga: Perpustakaan Daerah Natuna Dapat Bantuan Ratusan Buku dari CSR Gramedia Batam
Kini, Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar tak hanya menjadi pusat baca dan belajar, tetapi juga bagian dari sejarah kebangkitan literasi di daerah perbatasan Indonesia.
Dengan nama besar yang dikenang, bisa menjadi inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih cerdas.
(Tribunbatam.id/Birri Fikrudin)
| Sidak RSUD RAT, Waka DPRD Kepri Sebut Alat Kesehatan Mereka Lebih Unggul dari RS Swasta |
|
|---|
| Di Tengah Duka, Keluarga Bripda Natanael Berharap Tak Ada Spekulasi yang Menambah Luka |
|
|---|
| Karhutla di Natuna Hanguskan 1 Hektare Lahan di Cemaga, Warga Diminta Tak Bakar Lahan |
|
|---|
| Reses Wakil Ketua DPRD Kepri, Bahktiar Siap Kawal Semenisasi Jalan hingga Keluhan Nelayan |
|
|---|
| Viral Video Dugaan Intimidasi di Sekolah Djuwita Batam, Orang Tua Murid Beri Klarifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ALASAN-PENAMAAN.jpg)