Rabu, 22 April 2026

Bangun Pabrik AirTag, Apple Sudah Beli Tanah di Batam

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P Roeslani menegaskan Apple sudah membeli tanah untuk pabrik AirTag di Batam.

(KOMPAS.com/Dian Erika )
APPLE - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P Roeslani memberikan keterangan usai memaparkan capaian realisasi kuartal I 2025 di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta, Selasa (29/4/2025).. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P Roeslani menegaskan Apple sudah membeli tanah untuk pabrik AirTag di Batam.

Sehingga dipastikan investasi tetap berjalan meski ada tensi geopolitik dan geoekonomi akibat kebijakan perang tarif. 

Bahkan investasi Apple Inc di Indonesia berpotensi meningkat.

Hal itu disampaikan setelah Rosan bertemu dengan tiga vendor Apple untuk membahas investasi.

 "Kita melihat justru investasi Apple ini, berdasarkan komunikasi dengan mereka, akan meningkat. Akan meningkat," ujar Rosan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Keyakinan Rosan muncul setelah berbicara dengan tiga vendor Apple lainnya untuk berinvestasi di Indonesia.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa perusahaan asal China, Huayou, yang kini sedang intensif berkomunikasi dengan Indonesia soal investasi baterai listrik, juga merupakan salah satu penyedia komponen produk Apple. Sehingga hal tersebut bisa menjadi angin segar untuk investasi tambahan dari Apple.

"Sebetulnya untuk produk-produk Apple itu banyak disuplai juga oleh Huayou.  Banyak diproduksi juga oleh Huayou untuk produk-produk kebutuhan Apple, karena untuk satu handphone saja, itu ada lebih dari 340 produk. Untuk satu handphone, biasanya iPhone 16. Ternyata saya lihat outsources-nya banyak dari negara-negara China," ungkap Rosan.

 "Jadi, kita sampaikan ke mereka. Yaudah sekarang mereka berintensi di Indonesia, karena untuk suplai mana, untuk suplai juga ke Apple. Jadi nanti dari Indonesia juga bisa suplai Apple. Ini juga satu kesempatan yang kita akan gali lebih dalam lagi untuk investasi ke Indonesia bisa meningkat, terutama di bidang-bidang teknologi," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Apple Inc sepakat melakukan pembangunan produk AirTag di Batam sebagai realisasi atas komitmen investasi di Indonesia. 

Namun, pembangunan pabrik dilakukan oleh vendor, bukan langsung oleh Apple. Vendor yang digandeng Apple salah satunya yakni ICT Luxshare.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, telah menyelesaikan negosiasi dengan Wakil Presiden Global Policy Apple Inc, Nick Amman, di Jakarta pada 8 Januari 2025.

Hasilnya, Apple sepakat membangun pabrik AirTag di Batam dengan nilai investasi 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16 triliun (kurs Rp 16.222).

Pabrik ini ditargetkan memenuhi 65 persen kebutuhan AirTag secara global. Pabrik AirTag di Batam akan mulai dibangun dalam waktu dekat, meski belum ada jadwal pasti kapan konstruksi dimulai.

Pemerintah menargetkan pabrik bisa selesai awal 2026.(km)

 

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menteri Rosan: Investasi Apple di Indonesia Akan Meningkat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved