TRAFO PASAR BINCEN TERBAKAR
Trafo di Pasar Bincen Tanjungpinang Meledak dan Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
Petugas Damkar Tanjungpinang menduga, penyebab trafo di Pasar Bincen Tanjungpinang meledak dan terbakar akibat korsleting listrik
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id – Petugas Pemadam Kebakaran bergerak cepat ke lokasi Pasar Bintan Center (Bincen) Tanjungpinang, setelah mendapat informasi ada trafo meledak dan picu kobaran api di sana.
Dery Ambari, Kepala Seksi Pencegahan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjungpinang, mengatakan laporan insiden diterima pihaknya sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (30/4/2025).
“Begitu laporan kami terima, tim langsung kami kirim ke lokasi,” ujarnya.
Menurut Dery, sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang menyebabkan trafo terbakar.
Baca juga: Detik-detik Trafo Listrik di Pasar Bintan Center Tanjungpinang Terbakar, Ada Ledakan
Api berhasil dikendalikan dengan cepat menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“Proses pemadaman hanya memakan waktu sekitar 5 sampai 10 menit,” ujarnya.
Ia menyebut, aliran listrik di area pasar sempat terputus saat kejadian berlangsung.
"Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan," pungkasnya.
Kesaksian di Lokasi
Menurut kesaksian Haji Sutikno, penjaga kamar mandi Pasar Bincen, insiden bermula dari suara ledakan keras yang disusul kobaran api.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB dan sempat memicu api cukup besar hingga akhirnya berhasil dipadamkan jelang waktu Salat Zuhur.
“Akibatnya langsung meledak, api langsung menyala. Sudah nyala, meledak lagi,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Sutikno menyebut, alat listrik yang meledak adalah trafo dari sistem “listrik pintar”.
Ia menambahkan meteran yang tertutup menyebabkan uap panas tidak keluar dan justru memicu kobaran api dari dalam.
Baca juga: Breaking News, Trafo di Pasar Bintan Center Tanjungpinang Terbakar
“Kalau enggak tertutup, bisa nyala ke mana-mana,” tambahnya.
Kepanikan sempat terjadi, dan petugas keamanan pasar langsung menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR), namun tidak cukup efektif.
“Disemprot, tapi baru beberapa kali sudah habis,” katanya.
(TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/30042025trafo-Pasar-Bincen-terbakar.jpg)