Sabtu, 2 Mei 2026

Kecelakaan di Batam

Sosok Sandro Driver Ojol Korban Tewas Kecelakaan di Batam Dikenal Pekerja Keras

Di mata Ati Sirait, Sandro, korban kecelakaan di Batam merupakan sosok yang baik. Anak keempat dari lima bersaudara itu dikenal sosok pekerja keras.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dewi Haryati
tangkap layar medsos Aliansi Driver Online Batam
UCAPAN DUKACITA - Tangkap layar ucapan duka cita atas meninggalnya Sandro Gabe Sirait dari Aliansi Driver Online Batam. Sandro meninggal dalam kecelakaan di Batam, Jumat (30/5/2025) sore. Semasa hidupnya, Sandro dikenal sosok pekerja keras. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang driver ojek online (ojol) di Batam, Sandro Gabe Sirait (25), tewas dalam kecelakaan di Batam yang terjadi di kawasan Orchard Boulevard, Batam Center, pada Jumat (30/5/2025) sore. 

Informasi yang didapat, saat itu motor yang dikemudikan korban bersenggolan dengan sebuah mobil Innova, hingga membuat Sandro terjatuh dari motornya.

Nahas, belum lagi ia sempat menyelamatkan diri, tubuhnya disambar truk dari arah belakang hingga terseret beberapa meter.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit setelah itu. Namun nyawanya tak tertolong.

Baca juga: Kecelakaan di Batam Tewaskan Driver Ojol, Jenazah Sandro Diterbangkan ke Kampung Halaman

Diketahui, Sandro merupakan seorang perantau di Batam. Ia tinggal di kawasan Belian.

Pada Sabtu (31/5/2025) pagi, jenazah korban diberangkatkan dari rumah saudaranya di daerah Taman Raya menggunakan ambulans menuju Bandara Hang Nadim Batam.

Selanjutnya, jenazah korban diterbangkan ke kampung halamannya, di Kerasaan Pematang Bandar, Sumatera Utara (Sumut).

Kepergian Sandro meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya.

Tak ada yang menyangka, korban akan pergi tanpa meninggalkan pesan sebelumnya.

"Gak sangka, begitu cepat. Tuhan lebih sayang sama adik kami. Semoga diterima di sisi Yang Maha Kuasa," ucap saudara korban, Ati Sirait. 

Di matanya, Sandro merupakan sosok yang baik. Anak keempat dari lima bersaudara itu dikenal sosok pekerja keras. 

Di samping bekerja di perusahaan, Sandro juga memanfaatkan waktu luang kerja untuk menarik ojol. 

"Informasinya dia baru pulang kerja, lalu ada orderan GoFood. Di situ lah kejadian terjadinya," katanya.

Namun, ada juga kabar yang beredar, sebelum kecelakaan itu korban hendak menjemput pacarnya di sebuah tempat kerja di kawasan Batam Kota.

Diberangkatkan ke Kampung Halaman

Jenazah Sandro diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air tujuan Kualanamu, Sabtu (31/5/2025) pagi. 

Selanjutnya, dibawa ke kampung halamannya, di Kerasaan Pematang Bandar, Sumatera Utara (Sumut). 

"Sudah diterbangkan ke kampung halaman, tadi berangkat dari rumah kakak di Taman Raya sekitar pukul 7 pagi. Dimakamkan di kampung," ungkap saudara korban, Ati Sirait. 

Pemberangkatan saudaranya itu diiringi duka mendalam. Keluarga turut mengawal, termasuk sang kekasih. 

Pemberangkatan jenazah pagi tadi diwarnai isak tangis dari orang-orang yang mengenal Sandro.

Sebelumnya diberitakan, Sandro, meninggal setelah terjatuh dari motornya usai bersenggolan dengan sebuah mobil Innova. Nahas, dari arah belakang melaju truk yang langsung menyambar tubuh korban. 

Baca juga: Kecelakaan di Batam Viral, Sopir Wanita Teriak Histeris Usai Mobilnya Disenggol Truk Tanah

Usai terjatuh, tubuh Sandro sempat terseret truk beberapa meter sebelum kendaraan itu berhenti.

Berkat kesigapan warga dan rekan-rekan ojol dari Aliansi Driver Online Batam (ADOB), korban segera dilarikan ke RS Elisabeth Batam Center. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Iya, beliau rekan kami. Komunitas Driver Online Batam berduka. Beberapa perwakilan kami sudah datang ke rumahnya,” ujar seorang anggota Komando, Zein, Sabtu.

Kabar kepergian Sandro mengagetkan dan mengguncang para driver online se-Batam. Sosoknya dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk baru-baru ini hadir dalam Kopdar bersama Kapolda Kepri dalam program Jumat Curhat.

Ketua KOMANDO Batam, Feryandi Tarigan, tak mampu menyembunyikan kesedihannya. 

“Sandro bukan sekadar rekan, dia bagian dari keluarga besar kami. Kami sangat kehilangan. Apalagi dia sosok yang sangat peduli terhadap aksi sosial dan kemanusiaan,” ujar Feryandi.

Ia juga mengimbau para driver untuk memasang stiker komunitas di kendaraan, agar memudahkan proses identifikasi bila terjadi kecelakaan. 

"Dalam kasus ini kami bisa cepat tahu karena ada rekan dari komunitas lain yang menghubungi kami,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, Sandro diketahui tengah mempersiapkan pernikahan pada Juni mendatang dan telah merencanakan mudik ke kampung halamannya.

Namun kini, harapan itu semuanya sirna. 

Terpisah, Kanit Lakalantas Satlantas Polresta Barelang Batam, Iptu Victor mengonfirmasi kejadian itu. Namun pihaknya belum menerima laporan.

"Saya belum terima laporan, saya cek dulu anggota yang piket saat itu. Saya masih di luar," jawabnya singkat.. (Tribunbatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved