Sabtu, 16 Mei 2026

PEMBUNUHAN DI SERANG

Sosok Pasutri Korban Pembunuhan di Serang, Berprofesi Bank Keliling dan Dikenal Baik

Kesaksian tetangga tentang sosok pasangan suami istri (Pasutri), Wadison Pasaribu (37) dan Petry Sihombing (35) diduga menjadi korban perampokan deng

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tangkap Layar Video Warga
KORBAN PEMBUNUHAN-Petugas membawa korban pembunuhan di Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, diduga menjadi korban perampokan, Minggu (1/6/2025). Suami istri ini diduga jadi korban perampokan disertai pembunuhan 

TRIBUNBATAM.id - Berikut ini adalah kesaksian tetangga tentang sosok pasangan suami istri (Pasutri), Wadison Pasaribu (37) dan Petry Sihombing (35) diduga menjadi korban perampokan dengan kekerasan, Minggu (1/6/2025).

Keduanya ditemukan pertama kali dalam kondisi memprihatinkan oleh sang anak yang masih berusia tujuh tahun.

Petry Sihombing meninggal dunia dengan kondisi tangan terikat, sedangkan Wadison ditemukan di dalam karung dengan kondisi kritis.

Kerabat korban, Grace Pasaribu, mengatakan bahwa pasutri tersebut sudah lama tinggal di Puri Angrek. 

Khusus untuk Wadison memang bekerja di sebuah Koperasi Simpan Pinjam atau Bank Keliling di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

"Korban sehari-hari ada di Bayah, cuma karena libur sehingga ada di Serang. Jadi kalau libur pulang ke sini," kata Grace kepada wartawan.

Sementara Petry Sihombing hanya sebagai ibu rumah tangga yang menghuni rumah di Puri Anggrek Serang Blok G 10 Nomor 11. 

Selain itu, Wadison dan Petry dikaruniai dua anak serta memiliki kontrakan di lingkungan Puri Angrek.

"Anaknya dua, yang besar perempuan. Itu yang minta tolong kepada warga," katanya.

Warga lainnya, Nurdin mengatakan, korban dikenal sosok yang baik. Ia tak menduga bahwa nasib nahas akan menimpa keluarga tersebut.

"Selama ini korban akur akur aja dengan tetangga, sosoknya baik," ungkap Nurdin.

PEMBUNUHAN - Polresta Serang Kota menyelidiki kasus dugaan pembunuhan pasangan suami istri di Perumahan Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
PEMBUNUHAN - Polresta Serang Kota menyelidiki kasus dugaan pembunuhan pasangan suami istri di Perumahan Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. (Engkos Koasih/TribunBanten.com)

Baca juga: Kesaksian Mencekam Anak 7 Tahun Lihat Ibu Dibunuh dan Ayah Diikat dalam Karung, Teriak Sambil Nangis

Kronologi Penemuan Mayat

Teriakan tangis minta tolong memecah keheningan pagi warga Warga Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (1/6/2025).

Jarum jam masih menunjukkan pukul 05.00 WIB. Seorang bocah berusia 7 tahun berlari keluar rumah minta tolong.

Ia menangis kencang karena sang ibu bernama Petry Sihombing (35 tahun).  Sedangkan ayahnya, Wadison Pasaribu (47 tahun) diikat dalam karung.

Tetangga korban bernama Jansen Pasaribu (57 tahun) yang lokasi rumahnya berseberangan dengan rumah korban keluar dari rumah dan mendekati sang anak yang minta tolong.

Jansen mengatakan, sebelum mendengar teriakan tolong dari sang anak, pada saat waktu adzan subuh dirinya sempat mendengar suara gembok garasi rumah korban seperti ada yang membukanya.

"Saya keluar dan melihat anaknya itu minta tolong nangis-nangis, saya sudah firasat buruk malam-malam anak minta tolong langsung saya teriak minta tolong, datang tetangga dua orang kami masuk dari belakang pintu rumah, karena di depan di gembok," kata Jansen, Minggu, (1/6/2025).

Setelah masuk dari pintu belakang rumah, kata Jansen, dirinya melihat kondisi korban Wadison Pasaribu sudah terbungkus karung.

"Nah, kata anaknya itu, bapak saya bapak saya itu di karung, gitu, kami berusaha membuka ikatan karungnya itu," ucap Jansen.

Kemudian, lanjut Jansen, dirinya mengecek bagian kamar tidur korban dan ditemukan istri korban dalam keadaan tengkurap dengan tangan diikat.

"Saya berusaha membuka ikatannya, setelah lepas ternyata tangannya sudah kaku, langsung saya larang orang masuk karena lihat udah kaku tangannya," tuturnya.

"Nah, si suami korban ini kan diikat dalam karung setelah dicek masih dalam keadaan hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit," ucap Jansen.

Sebelum peristiwa itu terjadi, kata Jansen, dirinya tidak mendengar keributan atau sesuatu yang mencurigakan.

"Tidak ada yang mencurigakan, saya tahunya ketika ada anaknya itu teriak minta tolong," pungkasnya.

(TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul "Korban Pembunuhan di Puri Angrek Serang Berprofesi Sebagai Bank Keliling di Lebak Banten"

Sumber: Tribun banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved