TARIF IMPOR AMERIKA
Ekspor Batam Tertinggi ke Amerika Serikat, Untung Tarif Trump Ditunda
Nilai ekspor Batam ke Amerika Serikat terbesar, angkanya melonjak 62 persen di Mei 2025. Bahaya jika Trump kenakan kenaikan tarif
TRIBUNBATAM.id - Amerika Serikat rupanya menjadi pasar penting bagi ekspor Batam. Beruntung AS menunda pengenaan tarif 32 persen untuk Indonesia.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Amerika Serikat menunda tarif impor 32 persen hasil negoisasi dengan Indonesia.
Menurutnya saat ini Indonesia mendapatkan penundaan kebijakan, hingga tak ada penambahan tarif sebesar 10 persen karena Indonesia bergabung dengan BRICS.
"Jadi pertama tambahan 10 persen (karena Indonesia gabung BRICS) itu tidak ada. Yang kedua waktunya adalah kita sebut pause. Jadi penundaan penerapan untuk menyelesaikan perundingan yang sudah ada," kata Airlangga di Brussels, Belgia, dikutip Minggu (13/7/2025).
Lantas berapa nilai ekspor Batam ke Amerika Serikat?
Badan Pusat Statistik mencatat, Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor Kota Batam terbesar pada bulan Mei 2025.
Sementara nilai impor Amerika ke Batam di bawah China.
Nilai ekspor Batam Amerika Serikat mencapai US$ 590,00 juta atau naik 62,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Ekspor ke Amerika Serikat setara 33 persen dari total ekspor Batam pada Mei 2025 yakni sebesar US$ 1797,48 juta.
Pada periode Januari-Mei 2025, nilai ekspor Batam mencapai US$ 8.107,68 juta.
Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor Kota Batam terbesar yaitu senilai US$ 2.102,60 juta atau 26 persen dari total ekspor.
Inilah daftar negara tujuan ekspor terbesar Batam selama Januari-Mei 2025
- Amerika Serikat : US$ 2.102,60 juta
- Singapura : US$ 1.988,94 juta
- Saudi Arabia : US$ 543,07
- Tiongkok : US$ 448,07 juta
- Jepang : US$ 287,49 juta
- Australia : US$ 254,93 juta
- India : US$ 211,03 juta
- Kanada : US$ 181,61 juta
- Vietnam : US$ 177,53 juta
- Malaysia : US$ 158,91 juta
Nilai ekspor Batam ke Amerika Serikat menempati 21 persen dari total ekspor nasional ke Negeri Paman Sam yang mencapai US$ 10.246,30 juta.
Dari data ini terlihat, pasar Amerika Serikat sangat penting bagi Batam.
Sehingga jika Presiden Donald Trump tetap mengenakan tarif impor 32 persen tentu sangat berimbas bagi Batam.
Sektor yang paling berisiko terdampak adalah industri yang memiliki hubungan ekspor langsung ke Amerika Serikat, termasuk industri elektronik, mesin, dan sektor manufaktur lainnya.(tribunbatam/ath)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1407_Ekspor-Batam.jpg)