Rabu, 22 April 2026

Jalan di Tanjungpinang

Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang Perbaikan, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang, Provinsi Kepri yang rusak hingga bikin macet mulai diperbaiki. Sistem buka tutup dilakukan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
JALAN DI TANJUNGPINANG - Kondisi Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri yang rusak, Senin (14/7/2025). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) amblas.

Lokasi jalan rusak di Tanjungpinang ini tepat di depan seberang gerai Momoyo, kKilometer 3, Kota Tanjungpinang, Senin (14/7/2025). 

Pantauan TribunBatam.id, jalan di Tanjungpinang yang amblas di sisi kiri jalan membuat perbaikan harus memakan setengah bahu jalan.

Akibatnya, kemacetan terjadi di lokasi pengerjaan jalan tersebut. 

Polisi bersama Dishub tampak mengatur lalu lintas, dengan membuka tutup jalan.

Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPRP Kepri, Suji Hartanto menyampaikan bahwa semula jalan direncanakan ditutup total. 

Namun setelah berkoordinasi dengan Satlantas, kelurahan, dan perwakilan warga, keputusan itu diubah menjadi sistem buka-tutup satu arah.

"Pertimbangannya karena di kawasan itu banyak kantor dan aktivitas masyarakat cukup tinggi. Jadi kami sepakati untuk sistem buka-tutup agar aktivitas tetap bisa berjalan meski terbatas," ujarnya.

Adapun titik awal penutupan dimulai dari sisi seberang Momoyo. 

Satu unit alat berat dan rambu proyek telah dipasang di lokasi sebagai tanda bahwa pekerjaan fisik akan segera dimulai.

Tak hanya Jalan Brigjen Katamso–Kamboja, ada tujuh ruas jalan lain yang masuk dalam daftar perbaikan tahun ini.

Di antaranya Jalan MT Haryono Batu 3, Jalan RE Martadinata, Jalan Gatot Subroto, Jalan DI Panjaitan (dari Simpang Kota Piring hingga Simpang Batu 10), Jalan depan SPBU Batu 10, Jalan Daeng Kemboja, dan Jalan Nusantara Km 15.

Suji melanjutkan, adapun total anggaran yang dikucurkan untuk proyek ini mencapai Rp3,3 miliar serta bersumber dari APBD Kepri 2025. 

Proyek ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari kalender dan dikerjakan oleh CV Budi Putra Indonesia (Bupindo).

Suji menjelaskan bahwa perbaikan ini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, sekaligus menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. 

"Ini bukan semata tambal sulam. Tujuannya jelas, memperlancar distribusi barang, jasa, dan aktivitas warga di jalur strategis," tegasnya.

Ia juga mengimbau, kepada warga diminta untuk mematuhi rambu dan arahan petugas selama masa pekerjaan berlangsung. 

"Kami mohon pengertian masyarakat. Akan ada sedikit ketidaknyamanan, tapi ini demi perbaikan jangka panjang,"pintanya.

Pengendara yang melintas, Dhani menyampaikan, bahwa perbaikan jalan sangat diapresiasi.

Walaupun, tetap mengeluhkan jalan yang menjadi macet akibat adanya pekerjaan sedang berlangsung.

“Bagus kami dukung jalan yang rusak diperbaiki. Hanya saja, karena jalannya udah kecil, karena perbaikan ini jadinya macet, lama nyangkut kita,”ujarnya.

Jalan Amblas Sejak Juni 2025

Untuk pengendara, harap berhati-hati, bahwa Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang mengalami kerusakan.

Jalan Brigjen Katamso sendiri berada di Kilometer 3, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Jalan tersebut ambles pada tepi jalan. Terlihat juga pembatas digunakan sebagai tanda saat kendaraan melintas.

Bahu jalan yang tidak lebar, membuat kendaraan melintas dengan kecepatan rendah.

Lurah Kemboja, Rohmanta menyebut telah menerima laporan dari warga adanya kerusakan di jalan Brigjen Katamso. 

"Kami telah menerima laporan dari warga melalui RT, kemudian kami arahkan untuk membuat surat dan mengirimkannya ke RW. Setelah itu, surat tersebut dikirim ke kami dan kami langsung mengirimkannya ke Dinas PU di tanggal 13 Juni 2025," ujarnya, Senin  (23/6/2025).

Rohmanta juga menjelaskan bahwa Dinas PU Kota telah menindaklanjuti laporan tersebut.

"Dinas PU telah melakukan pemasangan garis pembatas. Kami juga telah mengonfirmasi hal ini ke Dinas Provinsi. Saat ini, kami tinggal menunggu kabar selanjutnya," ujarnya.

Ia mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati melewati area jalan yang telah di tandai oleh pembatas. 

"Saat ini kami belum terima laporan adanya kecelakaan, tapi antisipasi dari kami memberikan tanda kepada masyarakat dan penggunaan jalan untuk berhati-hati saat melintas,"ungkap Rohmanta.

Juru parkir tokoh butik, Rambe,  mengatakan jalan rusak itu sudah terjadi sebulan yang lalu.

"Setau saya jalan rusak sudah sebulan lebih, kalau untuk kecelakaan tidak ada, tapi sering macet di situ," ungkapnya. 

Ia juga meminta kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

"Harapannya, pemerintah segera perbaiki jalan itu, kan itu berbahaya," harapnya. (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved