Rabu, 15 April 2026

KM BARCELONA TERBAKAR

Dramatis Perjuangan Leonardo Bayi 2 Bulan Selamat dari Insiden KM Barcelona Terbakar

Berikut kisah dramatis penyelamatan bayi berusia dua bilan dari tragedi KM Barcelona terbakar.

Editor: Khistian Tauqid
HO
KEBAKARAN KAPAL - KM Barcelona terbakar di perairan Pulau Talise Minut Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025). Berikut kisah dramatis penyelamatan bayi berusia dua bilan dari tragedi KM Barcelona terbakar. 

TRIBUNBATAM.id - Sebanyak tiga orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona VA yang ditumpangi keduanya terbakar di Perairan Talise, Minut, Sulawesi Utara (Sulut), pada Minggu (20/7/2025).

Sedangkan ratusan penumpang KM Barcelona berhasil diselamatkan, termasuk bayi berusia dua bulan bernama Leonardo.

Leonardo merupakan anak pasangan Yongki Papalapu dan istriny Gisele Awui yang lahir dua bulan lalu.

Ketika insiden terjadi, Yongki bersama Gisele, Leonardo, dan mertuanya berada di KM Barcelona.

Parahnya lagi, Yongki dan Leonardo tidak memakai pelampung selama satu setengah jam terombang ambing di laut.

Beruntungnya Yongki bersama keluarga kecilnya selamat dari tragedi kebakaran KM Barcelona setelah bantuan datang.

Leonardo langsung dilarikan ke RS Sentra Medika untuk mendapatkan perawatan.

TribunManado.co.id mendatangi RS Sentra Medika, pada Senin (21/7/2025), untuk menemui Yongki dan putra kecilnya.

Leonardo tengah tertidur pulas di pelukan ibunya, sedangkan Yongki setia menjaga di ruangan.

Yongki lantas menceritakan penyelamatan dramatis keluarganya saat insiden maut menghantui.

Saat kebakaran terjadi, mereka ada di dek yang cukup tinggi.

Celakanya hanya ada dua pelampung.

Keduanya diberikan ke istri dan mertuanya.

Sedang Yongki dan Leonardo tanpa pelampung.

"Saat itu istri dan mertua saya langsung melompat, sedang kami turun ke dek yang paling rendah untuk melompat dari sana," kata dia.

Leo bersama sang ayah menunjukkan keberanian luar biasa saat tragedi KM Barcelona.
TRAGEDI KM BARCELONA - Leo bersama sang ayah menunjukkan keberanian luar biasa saat Kapal Motor (KM) Barcelona VA yang ditumpangi keduanya terbakar di Perairan Talise, Minut, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/7/2025).

Baca juga: Kesaksian Mencekam Serly Horman saat Insiden KM Barcelona Terbakar, Tanpa Pelampung Selamatkan Orang

Cara turun ngeri ngeri sedap.

Yongki dan Leonardo turun lewat jendela kapal.

"Saya bergelantungan, karena mau lewat tangga sudah banyak api," katanya.

Akhirnya Yongki melompat dari dek berjarak enam meter dari air.

Ia berusaha keras agar Leonardo tak kemasukan air kala kecebur.

"Leonardo saya peluk, kemudian saat kecebur, tangan saya angkat tinggi," katanya.

Seterusnya ia berenang dengan satu tangan yang memegang Leonardo diangkat ke atas.

Yongki mencari sterofom yang hanyut. Ketemu.

"Itu agaknya sterofom untuk mengangkut ikan, Leonardo saya taruh di sana," katanya.

Tak lama kemudian, Gisele dan ibunya ikut gabung.

Mereka berenang memutar.

"Saya jatuh di sebelah, sedang istri dan ibu di sisi lain," kata dia.

Satu setengah jam mereka terapung di laut.

Yongki bertekad menyelamatkan keluarganya.

"Tekad saya kami semua harus selamat," kata dia.

Doanya terkabul.

Perahu nelayan datang dan mereka semua selamat.

Di atas perahu, barulah kelelahan Yongki muncul.

"Mata saya sampai putih," katanya.

Ia bersyukur bisa selamat dari peristiwa itu.

"Kalau terjadi malam mungkin kami sudah mati, airnya dingin sekali," katanya.

Butuh Pempers, Susu dan Pakaian

Tribunmanado.co.id mengunjungi bayi Leonardo, Senin (21/7/2025).

Tampak Leonardo tengah tertidur dalam pelukan sang ibu Gisele Awuy.

Menurut Gisele, sang anak masih akan menjalani pemeriksaan foto Thorax.

"Ini kami lagi menunggu dokter anak," katanya.

Sejauh amatannya, sang anak baik baik saja.

Tak ada tanda bahwa ia mengalami cedera serius.

"Namun ia sempat kecebur ke dalam air waktu melompat bersama ayahnya dari dek setinggi enam meter," kata dia.

Sebut dia, Leonardo kekurangan pakaian.

Baju yang membungkus tubuhnya saat ini diberikan salah satu kerabat mereka.

"Ia butuh pakaian, pempers dan susu," katanya.

Dikatakan Gisele, mereka bermukim di Talaud.

Maksud keluarga ini ke Manado adalah untuk pengobatan Leonardo.

"Waktu lahir ia sudah ada gigi, jadi kami ke Manado untuk memeriksakan Leonardo, sudah ada jadwalnya, tapi akhirnya dia dirawat," katanya.

(TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul "Kisah Penyelamatan Dramatis Leonardo, Bayi Dua Bulan Dalam Kebakaran KM Barcelona di Sulut"

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved