GEGER PENGHUNI KONTRAKAN DI BATAM TEWAS
Kondisi Pasutri yang Tewas di Batam, Mulut Istri Berlumuran Darah, Suami Terikat Tali di Leher
Dua Jenazah di korban diduga pasangan suami Istri di permukiman Kavling Sei Tering Melcem Batu Ampar, RT 5/RW 13, diketahui baru tinggal kurang
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua Jenazah di korban diduga pasangan suami Istri di permukiman Kavling Sei Tering Melcem Batu Ampar, RT 5/RW 13, diketahui baru tinggal kurang lebih tinggal Minggu di lokasi.
"Korban baru tinggal di lokasi, jadi kita tidak tahu siapa namanya, warga sekitar juga belum banyak yang kenal. Mereka baru ngontrak di lokasi," kata Ketua RW 13 Warjiin kepada Tribun Batam, Kamis (28/8/2025).
Warjiin mengatakan dari keterangan pemilik kos kedua korban baru masuk ke kamar. Kos ya pada 6 Agustus 2025. "jadi belum genap satu bulan korban tinggal di lokasi," kata Warjiin.
Dia juga mengatakan pemilik kos tidak tahu siapa nama korban.
"Kalau Deri keterangan pemilik kos, kedua korban suami istri dan baru datang dari kampung, pemilik kos juga tidak tahu kampung korban dimana," kata Warjiin.
"Sekarang polisi masih melakukan evakuasi untuk nanti untuk lebih jelasnya, polisi yang tahu," kata Warjiin.
Seperti diberitakan sebelumnya diduga pasangan suami Istri di permukiman Kavling Sei Tering Melcem Batu Ampar, RT 5/RW 13, ditemukan meninggal di dalam kamar kos, Kamis (28/8/2025).
Hingga kini rumah yang berada si Blok B1 nomor 18 warna hijau coklat itu mendadak dikerumuni warga sekitar, ada ratusan warga.
Polisi terpaksa memasangi garis polisi, namun jumlah pengunjung terus berdatangan. Sejumlah Polisi, dari Jatanras Polresta turun ke lokasi mengelilingi rumah.
Rumah kontrakan yang dihuni tiga kepala keluarga itu kini dalam pemeriksaan tim inafis Polresta Barelang.
Pemeriksaan telah berlangsung sekitar dua jam.
"Masih pemeriksaan, tim inafis sudah didalam. Masih belum bisa masuk," ujar seorang petugas kepolisian dilokasi.
Wrga sekitar, Adi mengaku kaget mengetahui kejadian itu. Kata dia, kedua korban merupakan suami istri.
"Istri ditemukan meninggal dalam kamar, sedangkan suami diduga mengahabisi nyawanya sendiri di dalam kamar mandi. Mereka baru ngontrak disitu. Belum sampai sebulan," ujarnya dilokasi.
Kematian kedua pasutri itu masih menjadi tanda tanya bagi warga sekitar.
Informasi dilapangan, kejadian itu pertama kali diketahui tetangga kamar korban. Mereka curiga tak ada aktivitas dalam rumah. Kejadian sekira pukul 17:50 wib, saat saksi pulang kerja. Kemudian ia memanggil 'Bude' pemilik rumah kontrakan. Kemudian mereka dikagetkan melihat penghuni kontrakan tergantung dalam kamar mandi.(Ian)
| Tangis Histeris di TKP Pasutri Batam Tewas Tak Wajar, Riama Mengira Korban Tewas Sepupunya |
|
|---|
| Penghuni Kontrakan di Batam Tewas Tak Wajar, Polisi dan Tim DVI Polda Kepri Olah TKP 5 Jam Lebih |
|
|---|
| Bawa Perlengkapan Khusus Tim DVI Polda Kepri Turun Investigasi Kontrakan Pasutri |
|
|---|
| Pasutri di Batam Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan, Ternyata Baru Pindah Dari Jawa |
|
|---|
| Dua Jenazah yang Ditemukan di Rumah Kontrakan di Batam Ternyata Suami Istri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2025-08-28-at-202410.jpg)