Kanal

Pak Wali! Pelayanan Kecamatan Tidak Memuaskan! Keluhan Ini Dominasi Aduan Warga Batam ke Apekesah!

Aplikasi Apekesah Pemko Batam - screengrab

Terutama berkaitan dengan penjelasan lokasi yang kurang spesifik. Hal itu mempengaruhi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi terkait dalam menindaklanjutinya.

"Makanya kami imbau bagi masyarakat yang menggunakan layanan Apekesah, harap aduannya diperjelas, dan lokasinya lebih spesifik," ujar dia.

Lebih lanjut, Salim mengatakan, adapun 27 aduan yang masuk itu, sebanyak 13 diantaranya sudah selesai ditindaklanjuti. Sisanya ada yang dibatalkan atau masih dalam proses.

"Ada enam jenis status aduan yang masuk ke Apekesah. Pertama selesai, artinya aduan telah selesai ditindaklanjuti. Kedua, dibatalkan, artinya aduan dibatalkan OPD terkait dengan catatan tertentu," kata Salim.

Ketiga, pending-catatan (tertutup)--aduan menunggu untuk dikerjakan dalam waktu cukup lama. Umumnya terkait dengan anggaran. Ke empat, pending-catatan (terbuka)--aduan menunggu untuk dikerjakan dalam waktu dekat.

"Ke lima proses (terbuka), artinya aduan sedang ditindaklanjuti OPD terkait. Ke enam, submitted (terbuka), aduan telah diterima OPD," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Batam kini semakin dimudahkan dengan layanan aplikasi Apekesah. Lewat layanan yang diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Batam itu,

masyarakat bisa mengadukan keluhannya langsung terhadap kinerja maupun pelayanan di instansi Pemerintah Kota Batam. Keluhan tersebut akan segera ditanggapi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam waktu 1x24 jam.(*)

Penulis: Dewi Haryati

Berita Populer