Kamis, 9 April 2026

Konsorsium China Ajukan Rancangan Keretaapi Cepat, Kuala Lumpur-Singapura.Hanya 1,5 Jam

China Railway Corp menawarkan pembangunan keretaapi berkecepatan tinggi yang menghubungkan Singapura dan Malaysia

MYHSR CORPORATION SDN. BHD
Rancangan kereta api cepat Kuala Lumpur - Singapura 

TRIBUNBATAM.id, BEIJING - Sebuah konsorsium China berbendera China Railway Corp menawarkan pembangunan keretaapi berkecepatan tinggi yang menghubungkan Singapura dan Malaysia.

Proposal inimenandai langkah lain dalam strategi ambisius China untuk mengekspor teknologi perkeretaapian berkecepatan tinggi ke Asia Tenggara.

Kantor media China Railway Rolling Stock yang bermarkas di Beijing membenarkan rancangan ini namun menolak memberikan rincian spesifik karena masih dalam proses.

Konsorsium ini terdiri dari delapan perusahaan, termasuk China Railway Construction Corporation, China Railway Signal and Communication, dan Export-Import Bank of China.

Konsorsium ini akan mengerjakan seluruh proyek perancangan, konstruksi, telekomunikasi, pembiayaan, operasi hingga pemeliharaan untuk jaringan rel kecepatan tinggi. demikian dilaporkan China Daily.

Konsorsium ini ikut dalam tender terbuka proyek rel keretaapi berkecepatan tinggi Kuala Lumpur-Singapura yang dirancang oleh perusahaan milik pemerintah Malaysia dan Singapura, MyHSR Corp dan SG HSR pada 20 Desember lalu.

Menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh kedua perusahaan tersebut, calon penawar akan bertanggung jawab atas disain, konstruksi, pembiayaan, pengoperasian dan pemeliharaan rolling stock dan sistem kereta api untuk jalur double-track keretaapi berkecepatan 350 kilometer per jam.

Kereta api ini mulai beroperasi pada 31 Desember 2026, dan akan mengurangi waktu tempuh antara Kuala Lumpur dan Singapura menjadi hanya 1,5 jam atau lebih cepat dibandingkan empat jam dengan mobil.

Keretaapi ini akan beroperasi setiap 30 menit.

Seorang peneliti di Institut Transportasi dan Komisi Komprehensif Transportasi, Feng Hao, mengatakan bahwa konsorsium China akan menjadi perusahaan raksasa perkeretaapian jika mereka bisa memenangkan tender ini tahun depan.

Lelang ini terbuka untuk perusahaan manapun di dunia.

Briefing tender akan diadakan di Kuala Lumpur pada tanggal 23 Januari, dan proposal harus diajukan pada tanggal 29 Juni.

Submisi akan dievaluasi berdasarkan prestasi teknis, ketahanan komersial, kelestarian finansial dan harga dan pemenang akan dimumkan . pada akhir tahun depan.

Pemerintah Malaysia dan Singapura menandatangani sebuah kesepakatan bilateral akhir tahun lalu untuk memulai proyek tersebut.

Jika konsorsium China ini bisa memenangkan tender ini, maka perusahaan perkeretaapian China akan menguasai jalur TransAsia Railway.

Sebab, sejak pekan lalu, perusahaan China sudah memulai pembangunan bagian pertama kereta api berkecepatan tinggi China-Thailand, dari provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand utara-timur.

Jalur pertama 253km kereta api menghubungkan Bangkok ke provinsi Nakhon Ratchasima.

Jalur kereta api, dengan kecepatan maksimal 250kmh ini akan menjadi kereta api berkecepatan tinggi pertama di Thailand.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved