Paling lama Dua Pekan Lagi, Regulasi Peleburan BP Batam Terbit

jembatan Barelang yang menjadi ikon Pulau Batam.

TRIBUNBATAM.ID - Situasi “ketidakpastian” tentang peleburan BP Batam segera terjawab paling lama dua pekan ke depan.

Setelah mencuat instruksi adanya peleburan BP Batam, kini para pemangku kepentingan masih menantikan payung hukum yang diberlakukan. Sebab beberapa kemungkinan masih terbuka lebar.

Menurut informasi terkini, regulasi itu berupa Peraturan Pemerintah (PP). Jika tak ada aral melintang, regulasi Peraturan Pemerintah itu tersebut bakal diterbitkan tahun ini.

Jika benar-benar terlaksana, berarti PP akan segara keluar kurang dari dua pekan ke depan.

Baca: Update - Soal Peleburan BP Batam, Regulasinya Berupa Peraturan Pemerintah (PP)

Baca: Terkait Putusan Walikota Sebagai Ex-Officio BP Batam, Rudi Ngaku Tunggu Hasil Rapat Dewan Kawasan

Baca: Reaksi Deputi BP Batam soal Dilebur ke Pemko, Bambang: Saya Siap Kembali ke Kepolisian

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko Perekonomian) tengah menyiapkan peraturan pemerintah (PP) yang akan mengatur pelaksanaan rangkap jabatan Kepala BP Batam secara ex-officio oleh Walikota Batam.

Sekretaris Kemko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, pihaknya telah mengundang Walikota Batam perihal pembahasan beleid yang akan mengatur konsep perangkapan jabatan BP Batam. Saat ini pembahasan regulasi tersebut masih terus digodok pemerintah sebelum dirilis.

Tidak bubar, jabatan Kepala BP Batam dirangkap secara ex-officio oleh Walikota Batam.

"Kami sedang bahas terus. Pak Menko Darmin Nasution sudah diskusi dengan Walikota Batam. Secara konsep tidak ada perubahan di organisasi BP Batam yang berubah itu adalah Kepala BP Batamnya dirangkap ex-officio oleh Walikota," terang Susiwijono di Kantornya, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Menurut dia, perangkat jabatan secara struktur di bawahnya tidak akan ada perubahan. Hanya saja, Susi bilang, momentum ini nantinya akan dilakukan penguatan dalam konteks dengan mereview kembali struktur organisasinya seperti apa.

"Saya optimis dengan disatukan ini bagi investor lebih dapat mendapatkan kepastian dan BP Batam tetap eksis tinggal kita coba review kembali supaya perannya gak ada duplikasi dengan Pemko saya rasa bagus untuk investor," terang dia

Halaman
12

Berita Populer