Kamis, 9 April 2026

8 Cara Mengawinkan Ikan Cupang, Pahami Perubahan Warna Dari Cupang Jantan

Siapa yang tak kenal ikan cupang? Ikan cupang kini tengah digandrungi oleh para pecinta ikan hias. Selain itu, ikan cantik ini juga bisa menjadi ...

Editor: Eko Setiawan
Kompas.com
Ilustrasi ikan cupang 

TRIBUNBATAM.id - Siapa yang tak kenal ikan cupang? Ikan cupang kini tengah digandrungi oleh para pecinta ikan hias.

Selain itu, ikan cantik ini juga bisa menjadi lahan bisnis baru. 

Untuk kamu yang ingin memperbanyak ikan cupang, kamu bisa mencoba mengawinkan sendiri ikan ini. 

Kamu bisa melakukan pembiakan saat ikan cupang sudah dewasa dan memiliki ciri-ciri khusus.

Jika ia siap kawin, ikan jantan akan berubah warna menjadi lebih gelap dan menunjukkan siripnya dan mungkin mencoba mengejar atau menyerang ikan lainnya. 

Beberapa betina pada awalnya pemalu, dan mungkin menempelkan siripnya erat-erat pada tubuhnya, tetapi dia akan sering melakukan pemanasan ke cupang jantan begitu dia mengawasinya di dalam tangki pembiakan. 

Tanda paling jelas dari betina reseptif atau hamil (berisi telur) adalah titik putih yang muncul di tabung ovipositornya, yang terletak di belakang sirip perutnya. 

Setelah melihat tanda-tanda itu, segera dikondisikan dan siapkan tangki pembiakan. Kamu juga perlu mempersiapkan toples vas bersekat atau tangki dan gulungan pembungkus plastik. 

Jika kamu ingin mencoba membiakkan cupang, berikut adalah cara-cara mengawinkan cupang seperti dilansir dari Tankarium.

1. Pindahkan betina ke akuarium pembibitan

Bagilah akuarium pembiakan menjadi dua dengan pembatas atau letakkan kaca di bagian atas terbuka di dalam akuarium.

Isi vas dengan sedikit air dari akuarium pembiakan dan tempatkan tegak di dasar tangki, sehingga ketinggian air di dalam toples dan akuarium sama.

Tangkap cupang betina dengan hati-hati dan pindahkan ke toples atau salah satu sisi pembatas di tangki pembiakan. Biarkan dia menyesuaikan diri selama 30 menit hingga satu jam.

2. Perkenalkan ikan jantan dan betina

Tangkap cupang jantan dengan hati-hati dan letakkan di sisi berlawanan dari betina, atau di bagian utama akuarium jika kamu menggunakan metode vas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved