CORONA KEPRI
Begini Hari Pertama Siswa Belajar Tatap Muka di Pusat Layanan Autis Batam
Pusat Layanan Autis (PLA) Batam mulai menerapkan belajar tatap muka kepada siswanya setelah 1 tahun lebih terapkan belajar daring, Senin (25/10)
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pusat Layanan Autis (PLA) Batam mulai menerapkan belajar tatap muka kepada siswanya, Senin (25/10/2021).
Sebelumnya, pelayanan dan proses pembelajaran dilakukan secara daring mengingat adanya pandemi covid-19.
"Sejak Maret 2020 lalu kita melakukan layanan melalui daring seperti Via Zoom," ujar Kepala PLA Batam, Riniatun kepada Tribunbatam.id.
Pantauan Tribunbatam.id, aturan protokol kesehatan (prokes) diberlakukan cukup ketat.
Sebelum masuk, orangtua dan siswa diwajibkan mencuci tangan pakai sabun.
Kemudian, seorang guru sudah bersiap memegang thermogun untuk mengecek suhu tubuh siswa dan orangtua siswa.
Apabila suhunya masih sesuai ketentuan, maka diperbolehkan untuk masuk ke dalam PLA.
Baca juga: Sekolah di Batam Ini Bakal Hadirkan Nuansa Baru saat Siswanya Belajar Tatap Muka
Baca juga: Belajar Tatap Muka SMPN 5 Bintan Hari Pertama, Wajib Surat Pernyataan Bermaterai
"Semuanya wajib pakai masker, bahkan tim kita juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), seperti sarung tangan, face shield dan masker," katanya.
Untuk kelas terapi, satu guru melayani satu anak dengan durasi waktu 30 menit. Padahal sebelum pandemi durasinya 1 jam.
Sementara untuk kelas transisi, 3 guru untuk 2 anak durasi waktu 2 jam. Padahal sebelum pandemi Covid-19 durasi waktunya 3 jam.
"Kelas terapi dari pukul 08.00 WIB, sampai 08.30 WIB. Lalu ganti lagi, transisi, dari pukul 08.00 sampai 10.00 lalu ganti lagi anaknya. Jumlah siswa sekarang 36, pengajarnya 12 orang," ujar Riniatun.
Bahkan sesudah pergantian kelas, seluruh ruangan akan disemprot disinfektan. Sehingga ruangan tetap steril sebelum siswa kelas berikutnya masuk.
PLA Batam mempunyai aturan, apabila anak sudah terapi, orang tua wajib ikut serta dengan cara wajib mengulanginya di rumah. Pihaknya memberi buku penghubung kepada orangtua.
"Kita lihat orangtuanya kerja sama atau tidak. Kalau tak ada kerja sama akan terlihat pada hasil anaknya.
Kita akan panggil orangtuanya. Kalau selama 6 bulan tak ada kenaikan, berarti orangtua tidak kerja sama, maka akan diganti sama anak lainnya," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2510belajar-tatap-muka-di-pla-batam.jpg)