Rabu, 10 Juni 2026

Warga Bintan Utara Geger, Pria 33 Tahun Ditemukan Meninggal Tak Wajar di Kamar Rumahnya

Peristiwa tragis terjadi di Kampung Sakera, Bintan Utara. Seorang pria MR (33), warga setempat ditemukan meninggal tak wajar di kamar rumahnya

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Istimewa
EVAKUASI JENAZAH - Anggota polisi dari Polsek Bintan Utara dan tim medis sedang mengevakuasi korban MR usai ditemukan meninggal tak wajar di rumahnya di Kampung Sakera, RT 002, RW 002, Kel. Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin (8/6/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria berinisial MR ditemukan meninggal dunia tidak wajar di kediamannya di Bintan Utara
  • Korban ditemukan pertama kali oleh anggota keluarga dalam kondisi tergantung di dalam kamar
  • Hasil visum medis tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban
  • Kuat dugaan korban mengakhiri hidup berkaitan dengan masalah utang piutang
  • Keluarga korban menolak autopsi dan telah mengikhlaskan kepergian almarhum untuk dimakamkan

 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Peristiwa tragis terjadi di Kampung Sakera, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

MR (33), seorang warga ditemukan meninggal tak wajar di dalam kamar rumahnya, Senin (8/6/2026) malam.

Kejadian ini pun buat geger warga setempat yang tinggal di RT 002, RW 002.

Pria itu pertama kali ditemukan anggota keluarganya berinisial Ta sudah tak bernyawa dalam kondisi tergantung sekira pukul 19.00 WIB.

Peristiwa ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara Iptu Wisuda Meitari.

Ia menjelaskan, kejadian bermula pada pukul 17.48 WIB.

Kala itu, keluarga korban melihat pintu kamar belakang yang ditempati korban tertutup dengan posisi pintu terkunci dari dalam.

Pihak keluarga lalu memanggil korban berulang kali. Namun tak mendapat respons.

Curiga terjadi sesuatu dengan korban, anggota keluarga itu lalu membuka jendela bagian belakang kamar itu.

"Keluarga pun kaget, setelah melihat korban dalam posisi tergantung. Mereka langsung mendobrak pintu kamar dan berusaha menolong korban," ujar Wisuda.

Panik dengan kejadian di depan matanya, pihak keluarga korban segera memotong tali yang melingkar di tubuh MR, lalu menurunkannya ke kasur tempat tidur.

Selanjutnya sekira pukul 20.50 WIB, MR dievakuasi ke RSJKO EHD Provinsi Kepri menggunakan satu unit mobil jenazah milik rumah sakit itu.

Pukul 21.00 WIB, korban tiba di RSJKO EHD dan dilanjutkan dengan visum et repertum (VER) oleh tim medis.

"Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved