BANJIR DI NATUNA
Banjir di Natuna Jadi PR Pemkab Natuna, Percepat Langkah Mitigasi
Banjir di Natuna yang dipicu hujan deras yang mengguyur Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri baru-baru ini menjadi atensi serius pemerintah setempat.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Banjir di Natuna saat hujan deras mengguyur wilayah terdepan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi atensi serius pemerintah setempat.
Banjir di Natuna sebelumnya terjadi pada sejumlah titik di Kecamatan Bunguran Timur pada Senin (15/9/2025) itu, merendam sejumlah ruas jalan dan rumah warga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, yang juga menjabat sebagai ex officio Kepala BPBD Natuna menegaskan, pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak menghadapi cuaca ekstrem belakangan ini.
“Kami menyadari bahwa curah hujan tinggi akhir -akhir ini menjadi indikasi potensi banjir. Karena itu, Pemkab Natuna telah mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan bencana agar masyarakat melakukan langkah mitigasi,” ujarnya kepada TribunBatam.id, Kamis (18/9/2025).
Boy menjelaskan, sebagai langkah awal, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri dan BWSS IV Batam, untuk menyusun perencanaan atau roadmap penanganan banjir di Natuna itu.
“Langkah pertama kami siapkan dulu kajian dan perencanaannya, lalu kita ajukan. Mudah-mudahan anggarannya ada dan diprioritaskan, agar banjir khususnya di Kota Ranai tidak terus berulang,” jelasnya.
Menurut Boy, selama ini perbaikan drainase hanya dilakukan secara parsial dan belum menyeluruh.
Padahal, hasil pemantauan dilapangan menunjukkan kapasitas drainase sudah mengecil dan dangkal.
“Kita ingin kapasitas drainase diperbesar dan ditambah. Kondisi drainase saat ini tidak memadai dan harus segera dibenahi, sehingga saat hujan lebat air tidak bisa mengalir dengan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat juga diperlukan, terutama bagi warga yang memiliki lahan di sekitar area rawan banjir.
Perlu diingat, masyarakat juga memiliki peran penting, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air agar tidak tersumbat sampah.
“Jika roadmapnya sudah ada, tentu yang kami harapkan dukungan warga terkait lahan. Karena jika perbaikan dilakukan secara menyeluruh, kita peristiwa banjir saat hujan deras bisa diminimalisasi,” pungkas Sekda Natuna. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)
| Banjir di Natuna saat Hujan Deras, Akses Jalan Gang Air Lebai dan Rumah Warga Tergenang Air |
|
|---|
| Kondisi Pulau Tiga Barat Natuna Pasca Banjir dan Longsor, Camat: Ini Kejadian Pertama |
|
|---|
| Bhabinkamtibmas Polres Natuna Gerak Cepat Tanggapi Banjir dan Longsor di Pulau Tiga Barat |
|
|---|
| Banjir dan Longsor di Pulau Tiga Barat Natuna Saat Diguyur Hujan Deras Kamis Pagi |
|
|---|
| Banjir di Natuna Buat Jembatan Semala Putus, Warga Kelarik Batubi Terisolir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/MITIGAS-BANJIR-GENANGAN.jpg)