Jumat, 10 April 2026

Basmi Calo Perizinan, Pemkab Sidoarjo akan Luncurkan Kartu Pintar Investor

Kepala BPPT Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini menyampaikan dalam waktu dekat akan diluncurkan kartu pintar atau 'smart card' untuk investor.

Makassarkota.go.id
Kartu pintar di Makassar 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini menyampaikan dalam waktu dekat akan diluncurkan kartu pintar atau 'smart card' untuk investor.

Gunanya adalah untuk memudahkan perizinan investasi dan menghilangkan calo-calo perizinan.

"Tahun ini kami akan meluncurkan smart card untuk menghilangkan calo (perizinan)," kata Achmad dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Kartu pintar sejenis telah diluncurkan sebelumnya oleh pemerintah Kota Makassar.

Achmad mengatakan, salah satu penyebab biaya tinggi dalam proses perizinan adalah keberadaan para calo.

"Terus terang, investor itu banyak yang mempercayakan permohonannya kepada pihak kedua, calo-calo itu," aku Achmad.

Oleh karenanya, loket-loket perizinan akan dihapuskan. Sebagai gantinya, smart card akan dikeluarkan atas nama pemohon atau investor itu sendiri.

Di dalam kartu pintar itu sudah ada indentitas pemohon bahkan sidik jari.

"Jadi tidak ada lagi permohonan diwakilkan. Bagaimana mereka bisa mengurus paspor sendiri, sementara legalitas usahanya diuruskan orang lain?" sindir Achmad pada investor yang suka memanfaatkan jasa calo.

Selain akan meluncurkan kartu pintar untuk investor, Achmad menambahkan pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga akan meluncurkan sistem pelayanan terpadu berbasis android.

Beberapa inovasi lain juga dilakukan untuk meningkatkan minat investasi dan mempermudah akses pelayanan publik.

"Jadi dengan play store yang ada di masing-masing Hp kita, masyarakat bisa mengambil formulir perizinan yang dibutuhkan," kata Achmad.(kompas.com/Estu Suryowati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved