Breaking News:

BINTAN TERKINI

Remaja Putri Berontak Nyaris Dinodai, Buntut Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Pria ini nekat menyelinap masuk dan nyaris menodai remaja putri yang dicintainya. Aksinya berakhir di polisi.

TribunBatam.id/Istimewa
Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi sata ungkap kasus percobaan pemerkosaan dengan menghadirkan tersangka Hs (26), Selasa (7/12/2021). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Pria berinisial Hs (26) ini terus saja tertunduk lesu saat ungkap kasus di Polsek Bintan Timur, Selasa (7/12/2021).

Sikapnya ini jelas berbeda saat nekat menyelinap masuk ke rumah seorang remaja putri berinisial Rm (19) di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Sabtu (20/11) sekira pukul 20.00 WIB.

Dalam pengaruh minuman beralkohol, Hs nekat masuk lewat pintu belakang rumah Rm.

Tak sampai di situ, Hs berusaha memperkosa remaja putri itu dengan menutup mulut korban saat sedang terlelap tidur.

Hm yang melawan sontak berteriak yang membangunkan orang tuanya.

Baca juga: Selesai Nyalon, Seorang Siswi SMA di Batam Menangis, Ternyata Dinodai Pemilik Salon

Baca juga: Tiga Bocah di Bintan Timur Diamankan Warga, Tubuh Sempoyongan, Diduga Mabuk Lem

Tersangka Hs berhasil melarikan diri hingga orang tua Hm membuat laporan ke polisi.

Dari hasil visum, Rm mengalami luka memar pada bagian mulut serta mengalami trauma atas kejadian tersebut.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat hendak menyetubuhi Rm karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

Hs rupanya sudah lama memendam rasa kepada remaja putri itu.

"Jadi Motif tersangka dikarenakan dirinya menyukai korban, tetapi korban tidak merespon tersangka," ucap Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi.

Suardi juga menambahkan jika tersangka merupakan residivis kasus kekerasan.

Baca juga: Siswi SMA Terancam Putus Sekolah Usai Curhat Tentang Guru Penjas yang Sebut Pemerkosaan Sedap

Baca juga: Anak Anggota DPRD Cabuli Gadis Dibawah Umur, Setelah Dinyatakan Bersalah Kini Niat Mau Menikahi

Selain mengamankan pelaku polisi juga mengaman barang bukti berupa kaos yang di gunakan korban saat hendak diperkosa serta satu unit ponsel milik pelaku.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 285 K.U.H Pidana Jo Pasal 53 K.U.H.Pidana, kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang bukan istrinya untuk bersetubuh dengan hukuman penjara selama-lamanya dua belas (12) tahun.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved