Senin, 4 Mei 2026

Mudik Lebaran

Harga Tiket di Karimun Dipastikan Tidak Ada Kenaikan, Puncak Arus Mudik Diprediksi Tanggal 18 Maret

KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (kepri) pastikan harga tiket kapal tidak mengalami kenaikan waktu lebaran

Tayang:
Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Eko Setiawan
Fairoz Zamani/TribunBatam.id/Fairoz Zamani
FOTO BERSAMA - Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun melakukan foto bersama dengan para undangan pada Apel Siaga Kesiapan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, Jumat (13/3/2026) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Menjelang arus mudik hari raya idul fitri 2026/1447 Hijriah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (kepri) pastikan harga tiket kapal tidak mengalami kenaikan. 

Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Supendi menegaskan untuk wilayah Tanjung Balai Karimun untuk speedboat dan ferry walaupun terjadi kelonjakan penumpang yang signifikan. 

"Sekali lagi kami sampaikan tidak ada kenaikan tiket, jika ada operator atau agen yang menaikan tiket, mohon di info ke kami KSOP biar kami berikan informasi atau kami berikan tindakan lebih lanjut," ujar Supendi.

Selain itu Supendi juga mengatakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026 dengan memperkirakan jumlah penumpang akan meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Sampai hari ini kami masih belum keliatan kenaikannya, masih berjalan dengan normal, mungkin kita akan liat hari sabtu, karena minggu depan sudah mulai cuti bersama atau work from home atau work from anywhere," tutur Supendi. 

Berdasarkan informasi yang TribunBatam.id terima berdasarkan tahun tahun sebelumnya ada beberapa pelabuhan yang menjadi tujuan yang signifikan seperti Tanjung Samak dan Selat Panjang. 

Rata rata merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang pulang dan merayakan IdulFitri di kampung halaman. 

Sementara itu Supendi menambahkan akan adanya penambahan kapal untuk tujuan tertentu seperti Tanjung Samak dan juga Selat Panjang.

"Namun apabila ada lagi tujuan lain yang belum terakomodir kapal. reguler, via agen siap dengam rute tersebut, yang biasa dikenal dengam ekstra trip," tutup Supendi. (TribunBatam.id/Fairozzamani) 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved