Karimun Terkini
Penerapan Pass Cashless di Karimun, Penumpang Minta Adanya Penambahan Loket
Penerapan Pass Cashless di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun menuai berbagai macam tanggapan di kalangan calon penumpang
Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Penerapan Pass Cashless di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun menuai berbagai macam tanggapan di kalangan calon penumpang, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan informasi yang wartawan TribunBatam.id dapatkan dilapangan mayoritas kalangan Gen Z mengaku tidak terkejut terhadap hal ini sementara untuk beberapa kalangan umur harus menyesuaikan terlebih dahulu dengan perubahan sistem ini.
Salah calon penumpang Rafli (20) yang akan berangkat ke Batam mengatakan bahwa dengan sistem non tunai ini baginya tidak ada kendala dan bukan sesuatu hal yang baru karena rata rata tidak hanya di Pelabuhan, di tempat berbelanja sudah banyak menggunakan digitalisasi.
“Bagi saya itu bukan hal yang baru, dan pembayaran melalui Qris ini memang di Kota kota sudah dilakukan termasuk juga beberapa tempat di Karimun dan adakan barcode-barcode di tempat makan gitu,” jelas Rafli, Sabtu (2/5/2026).
Selain itu calon penumpang lainnya Marni (35) mengatakan pembelian boarding pass secara non tunai iniembuat sedikit kebingungan karena ia tidak pernah menggunakan sistem pembayaran secara digital.
“Saya penunpang nak ke Selat Panjang, jujur saya tadi agak kebingungan karna kata orang harus pakai online online beli boarding pass, jadi saya tadi tanya lah ke petugas, ternyata boleh pakai tunai, tapi saat saya bayar tadi saya dikasi sedikit panduan gitu dan informasi kedepannya supaya menggunakan pembayaran digitalisasi gitu,” ungkap Marni.
Sementara itu, meski banyak masyarakat yang paham tentang pembayaran menggunakan digitalisasi, tidak sedikit pula masyarakat yang mengeluhkan minimnya tempat untuk melakukan pembelian boarding pass.
Salah satu penumpang yang tidak mau disebutkan nama mengatakan bahwa ia sudah mengerti dan beradaptasi dengan metode yang diterapkan, akan tetapi ia berharap pihak Pelabuhan menyediakan lebih banyak loket pembelian boarding pass agar tidak terjadi penumpukan.
“Kalau untuk digital digital ini saya rasa tidak masalah, sekarang itu masalahnya tempatnya hanya satu dengan dua orang petugas, sementara pelabuhan kita ini jadwal keberangkatan kapalnya berdekatan seperti jadwal Ferry Dumai dan Batam Jet, itu jamnya hanya berselang beberapa menit, kalau tidak di tambah tempat pembelian boardingnya sama aja akan terjadi penumpukan mau itu digital atau tidak ada bedanya,” keluh salah satu calon penumpang tersebut.
Penerapan Pass Cashless di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau ini sudah berlaku sejak (1/5/2026), Dan banyak calon penumpang yang berharap pihak Pelabuhan untuk menambahkan loket Pembeliaan Boarding Pass agar terjadi penumpukan terutama di hari hari libur dan juga akhir pekan. (TribunBatam.id/Fairozzamani)
| PLN Karimun Melakukan Perawatan, Dipastikan Akan Ada Pemadaman Bergilir Selama Tiga Hari |
|
|---|
| Rapat Paripurna di Hari Jadi Karimun ke 198: Daerah Ini Punya Potensi yang Luar Biasa |
|
|---|
| Pelabuhan Domestik Karimun Akan Berlakukan Pembayaran Non Tunai, Masyrakat Mengeluh |
|
|---|
| Panen Perdana Padi Gogo Cakrabuana, Dorong Kemandirian Pangan Daerah di Karimun |
|
|---|
| TNI AL dan BAIS Gagalkan 5 PMI Ilegal di Perairan Karimun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pebelian-pass-non-tunai-di-karimun.jpg)