Selasa, 9 Juni 2026

Pertumbuhan Ekonomi Karimun Capai 6,14 Persen, Lampaui Batam Hingga Nasional

Pertumbuhan ekonomi kabupaten karimun triwulan I mencapai 6,14 persen dan lebih tinggi dari nasional dan Kota Batam, Provinsi Kepri.

Tayang:
Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PASAR MURAH KARIMUN - Bupati Karimun dan Kodim 0317/Karimun saat kegiatan pasar murah beberapa waktu lalu. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Triwulan I 2026 mencapai 6,14 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61 persen dan Kota Batam sebesar 5,78 persen. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Triwulan I 2026 mencapai 6,14 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61 persen dan Kota Batam sebesar 5,78 persen.

Data tersebut berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun pada 5 Juni 2026.

Capaian itu juga menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Triwulan I 2025, pertumbuhan ekonomi Karimun tercatat sebesar 3,67 persen.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, data itu menjadi gambaran kondisi perekonomian daerah yang saat ini menunjukkan perkembangan positif.

"Kami baru mendapatkan data dari Kepala BPS Karimun terkait pertumbuhan ekonomi kuartal I. Dengan angka 6,14 persen tentu kami bersyukur karena berada di atas nasional," kata Iskandarsyah saat dikonfirmasi. 

Ia juga mengatakan capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Karimun untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala BPS Karimun, Lulus Haryono, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Karimun didorong oleh sejumlah sektor usaha yang mencatatkan kinerja positif.

Sektor pertambangan dan penggalian menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan mencapai 22,67 persen.

Selain itu, sektor akomodasi serta penyediaan makanan dan minuman tumbuh 13,33 persen, diikuti sektor perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi kendaraan bermotor sebesar 13,23 persen.

Sektor real estat juga tumbuh 12,89 persen, industri pengolahan 11,09 persen, pengadaan listrik dan gas 10,59 persen, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 9,30 persen.

"Sejumlah sektor ini menjadi penggerak utama yang membuat perekonomian Karimun semakin kuat," ujar Lulus Haryono. 

Dalam hal ini tidak semua sektor mengalami pertumbuhan positif. Sektor jasa keuangan dan asuransi tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,29 persen.

Sementara sektor jasa perusahaan hanya tumbuh 0,05 persen.

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Kepulauan Riau, pertumbuhan ekonomi Karimun berada di bawah Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Bintan. 

Namun capaian tersebut masih lebih tinggi dibandingkan Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga. (TribunBatam.id/Fairoz Zamani) 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved