Jumat, 10 April 2026

Bank Jabar Banten Buka Kantor Kas di Tiban Batam

"Bank BJB sudah ada di Batam sejak 2010 kemarin. Kantor utamanya di Batam Centre.

Penulis: Dewi Haryati |
Bank Jabar Banten Buka Kantor Kas di Tiban Batam - peresmian-bjb-di-tiban_20160503_184457.jpg
Tribun Batam/Dewi
Pemimpin Bank BJB Cabang Batam, Kepri, Ahmad Faizal, Kepala Dinas KP2K Kota Batam, Suhartini yang juga nasabah Bank BJB, Ketua Yayasan Keluarga Batam-Rina Anwar, Kepala Kantor Perwakilan BI-Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, dan Pemimpin Wilayah IV Bank BJB, Yadi Priadi Priatnakusumah, berfoto bersama saat peresmian kantor kas Bank BJB di Tiban.
Bank Jabar Banten Buka Kantor Kas di Tiban Batam - bank-jabar-banten2_20160503_184517.jpg
Tribun Batam/Dewi
Pemimpin Wilayah IV Bank BJB, Yadi Priadi Priatnakusumah menyerahkan potongan nasi tumpeng kepada Pemimpin Bank BJB Cabang Batam, Kepri, Ahmad Faizal, disaksikan Kepala Kantor Perwakilan BI-Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, dan tamu undangan lainnya.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Bank Jabar Banten (BJB) kantor kas Tiban, Batam secara resmi beroperasional, Selasa (3/5/2016), dengan mengambil tempat di Kompleks Ruko Tiban Impian, samping kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Sekupang.

Pemimpin Bank BJB Cabang Batam, Kepri, Ahmad Faizal mengatakan, kehadiran kantor kas BJB di Tiban ini, merupakan yang pertama kalinya setelah enam tahun Bank BJB beroperasional di Batam, Kepri.

"Bank BJB sudah ada di Batam sejak 2010 kemarin. Kantor utamanya di Batam Centre. Sekarang kami buka kantor kas di Tiban," kata Faizal kepada wartawan, usai peresmian Bank BJB kantor kas Tiban kemarin.

Kawasan Tiban, sengaja dipilih sebagai lokasi kantor kas BJB.

Mengingat tak sedikit nasabah aktif bank pembangunan daerah (BPD) dari Jawa Barat dan Banten itu, yang berlokasi di kawasan Tiban dan Sekupang.
Faizal berharap, kantor kas BJB di Tiban ini bisa secepatnya jadi kantor cabang pembantu BJB kedepannya.

"Seperti kata Pak Yadi (Pemimpin Wilayah IV Bank BJB), kehadiran kami di Tiban ini untuk melayani masyarakat, untuk lebih mendekatkan diri kepada nasabah. Jadi tak usah jauh-jauh lagi ke kantor utamanya di Batam Centre Square," ujarnya.

Untuk nasabah di Batam, hingga Mei 2016 ini, setidaknya tercatat ada sekitar 7.200 nasabah aktif bank BJB. Kebanyakan memang dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan PNS.

"Pembukaan kantor kas BJB di Tiban ini, sebagai konsekuensi BJB ingin jadi 10 terbaik, bank di Indonesia. Jadi memang mesti buka jaringan lagi, dari modal kami juga bisa dikatakan cukup kuat, SDM handal, dan yang terpenting lagi soal pelayanan," kata Pemimpin Wilayah IV Bank BJB, Yadi Priadi Priatnakusumah.

"Service, pelayanan prima ini menjadi hal yang sangat penting di industri perbankan. Karena itu jadi pembeda dari bank-bank lainnya. Bank BJB sudah punya kedekatan ini dengan nasabahnya. Kami pakai pendekatan human to human," sambungnya.

Memasuki usia Bank BJB yang ke 55 tahun secara nasional, Bank BJB kian tumbuh dari tahun ke tahun.

Saat ini BJB sudah memiliki 63 kantor cabang di 14 provinsi di Indonesia. Nilai asetnya juga kian meningkat.

Dari data Desember 2015 lalu, nilai aset Bank BJB tercatat sebanyak Rp88,69 triliun, dengan capaian laba sebesar Rp1,381 triliun.

Angka ini meningkat 23,3 persen dari capaian laba tahun sebelumnya.
Dengan nilai itu mendudukkan bank BJB pada urutan tiga besar bank, secara nasional. Bank ini juga masuk dalam buku tiga bank, dengan modal dasar Rp 5 Triliun hingga Rp 30 Triliun.

Kepala Kantor Perwakilan BI-Kepri, Gusti Raizal Eka Putra yang hadir dalam kesempatan itu, menanggapi positif kehadiran kantor kas Bank BJB di Tiban.

Itu sebagai pelayanan untuk mendekatkan diri pada nasabah. Gusti berharap, kedepan Bank BJB dan bank-bank lainnya yang ada di Kepri, juga bisa ikut mendorong sektor produktif yang ada di Kepri, seperti sektor maritim dan pariwisata, sehingga hasilnya juga bisa dirasakan masyarakat sekitar.

"Kalau selama ini, saya lihat masih banyak bank-bank yang belum menyentuh ke sektor itu," kata Gusti.

Diapun terus mendorong kegiatan perbankan, untuk melakukan gerakan transaksi non tunai, dan program laku pandai, dengan melibatkan agen-agen dari masyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved