Selasa, 7 April 2026

BATAM TERKINI

Akses Jalan ke Bukit Kemuning Batam Ditutup, Antisipasi Longsor Susulan

Jalan akses ke Bukit Kemuning, Sei Beduk, Batam ditutup sementara untuk mengantisipasi longsor yang bisa membahayakan pengguna jalan.

Warga Perumahan Bukit Kemuning untuk Tribunbatam
Akses jalan utama yang biasa dilalui oleh warga Perumahan Bukit Kemuning, Sei Beduk, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau ditutup sejak Minggu (5/3/2023) lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Akses jalan utama yang biasa dilalui oleh warga Perumahan Bukit Kemuning, Sei Beduk, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau ditutup sejak Minggu (5/3/2023) lalu.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya longsor susulan.

Apalagi cuaca Kota Batam yang masih dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga deras. Mengakibatkan jalan tersebut rawan untuk longsor kembali.

Bagi warga Perumahan Bukit Kemuning, sementara waktu dapat melalui akses jalan lain. Di antaranya Perumahan Bida Ayu 1,2, dan 3 untuk menuju jalan utama.

"Kita tidak ada yang bisa jaga 24 jam. Kadang pembatas dengan kayu pohon yang kita buat, sering dibuka warga. Kita hanya dapat mengimbau agar mari sama-sama menjaga keselamatan," ujar Ketua RW 16 Bukit Kemuning, Rachmat Hidayat.

Baca juga: Warga Ramai Datangi Lokasi Longsor di Melcem Batam yang Tewaskan Seorang Security

Ia mengakui, akses jalan yang ditutup adalah satu-satunya akses jalan dari arah Jalan S. Parman, Nusa Indah.

Pihaknya berharap tidak ada pengendara yang menjadi korban.

"Jalan itu, aksesnya melalui bukit yang baru Kamis kemarin longsor. Kita tutup karena kita antisipasi adanya longsor susulan. Kita tidak mau ada warga yang menjadi korban saat melintas," katanya.

Diakuinya langkah ini merupakan keputusan bersama yang diambil dengan Kecamatan, Kelurahan dan diketahui pihak Kepolisian.

Di sana masih ada material longsor kemarin yang akan dibersihkan. 

"Setelah longsor kemarin, sampai sekarang saja masih tetap hujan. Keputusan ini juga merupakan instruksi dari Kecamatan," ujarnya.

Pihaknya juga menyebut belum dapat memastikan jangka waktu penutupan akses jalan.

Hal ini dikarenakan masih menunggu unit alat berat, yang saat ini masih digunakan untuk prioritas lainnya.

"Kami belum tahu sampai kapan karena menunggu instruksi lanjutan dari Kecamatan atau Kelurahan. Kemarin sih mau dibersihkan, tapi alat berat masih dipakai di beberapa wilayah yang juga prioritas. Kalau tidak salah kemarin juga ada jalan putus di Piayu," katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk terlibat dalam langkah antisipasi.

Walau saat ini pembatas yang digunakan oleh perangkat RT/RW, diakuinya sering dibuka oleh beberapa warga yang masih membandel dan melewati daerah rawan longsor. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved