Senin, 13 April 2026

KEPRI TERKINI

MAPPI Kepri Sosialisasikan Peran Penilai dalam Pemanfaatan Aset Daerah

Penilai dapat melakukan penilaian dan inventarisasi aset yang tidak hanya terdiri dari tanah dan bangunan, melainkan juga mesin dan peralatan

Editor: Eko Setiawan
ist
Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (DPD MAPPI) Kepri, di Hotel Sahid Batam Center, pada Kamis (14/12/2023). 

TRIBUNBATAM.id, Batam - Profesi Penilai memiliki peran yang sangat penting dalam pemanfaatan aset daerah.

Penilai dapat melakukan penilaian dan inventarisasi aset yang tidak hanya terdiri dari tanah dan bangunan, melainkan juga mesin dan peralatan; jaringan, jalan dan jembatan; maupun aset yang sedang dalam konstruksi.

Dalam hal ini, penilai publik dapat melakukan penilaian untuk tujuan jual beli, tukar menukar, penyertaan modal Pemerintah, dan hibah. Namun, selain mengeluarkan nilai aset, profesi penilai juga dapat diandalkan dalam hal konsultasi pengembangan properti.

Jasa lainnya yang umumnya dibutuhkan, yakni desain sistem informasi aset, manajemen properti, studi kelayakan usaha, jasa agen properti, pengawasan pembiayaan proyek, studi penentuan sisa umur ekonomi, studi penggunaan tertinggi dan terbaik, dan studi optimalisasi aset.

Sosialisasi Profesi Penilai
Sosialisasi Profesi Penilai (ist)

Peran-peran profesi penilai, terutama dalam pemanfaatan aset daerah ini disosialisasikan kepada para perwakilan instansi pemerintah yaitu BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) di berbagai kabupaten/kota di Kepulauan Riau, dalam acara yang digelar Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (DPD MAPPI) Kepri, di Hotel Sahid Batam Center, pada Kamis (14/12/2023).

"Kami cukup banyak bekerja sama dengan Pemerintah, terutama BPKAD. Kerja sama tersebut dalam hal penilaian dan pengkajian aset-aset daerah," ujar Ketua DPD MAPPI Kepri, Fatwa Nikmatullah.

Ia menilai, keterlibatan Penilai dalam pengembangan aset Pemerintah Daerah sangat penting, agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan menguntungkan tidak hanya bagi Pemerintah, melainkan juga dari sisi bisnis bagi pihak yang menjadi mitra.

Profesi Penilai dapat menjadi mitra bagi pemerintah daerah dalam hal peng optimalisasi an aset yang mana harapannya adalah dapat meningkatkan pendapatan asli Daerah (PAD).

Maka dari itu, MAPPI Kepri pun menggelar acara sosialisasi tersebut dengan tujuan menyampaikan pentingnya peran penilai dalam pengkajian aset bagi berbagai kalangan. Selain Pemerintah, profesi penilai juga sangat diandalkan bagi klien perorangan maupun swasta.

"Harapan kami, peran profesi Penilai ini lebih dikenal oleh banyak kalangan. Sebab, melalui peraturan yang ada juga sudah jelas, bahwa penilaian aset harus dilakukan oleh penilai independen," ujar Fatwa.

Turut hadir dalam acara, Ketua II Dewan Pengurus Nasional (DPN) MAPPI Kepri, Dedy Mohamad Firmanto, menilai, acara ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkenalkan profesi penilai ke sebanyak mungkin kalangan.

Ia menjelaskan, MAPPI adalah suatu asosiasi yang menaungi para anggota yang berprofesi sebagai penilai aset. Asosiasi ini sudah berdiri sejak tahun 1981 dan kini sudah memiliki 15 DPD di beberapa daerah di Indonesia.

Profesi penilai melalui asosiasinya dalam melakukan pekerjaannya telah memiliki standart ataupun SOP baik standar didalam pelaksanaan pekerjaannya maupun standart imbalan jasa (billing rate) sesuai dengan kompetensinya.

Acara Sosialisasi Profesi Penilai, bertajuk "Peran Profesi Penilai dalam Pemanfaatan Aset Daerah", dapat terselenggara berkat kerja sama antara DPD MAPPI Kepri dengan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK), Kementerian Keuangan.

Dalam acara ini, hadir sebagai pembicara beberapa narasumber, yakni Ketua Ikatan Kantor Jasa Penilai Publik, Yufrizal Yusuf; Pengurus DPD MAPPI Kepri, Indrastuti; dan Kepala Bidang Pengembangan Profesi Keuangan Kemenkeu, Arie Wibowo. Turut hadir pula Gubernur Kepri, yang diwakili oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya.

MAPPI Kepri gelar sosialisasi bagi lebih dari 250 mahasiswa dan civitas akademika di Universitas Internasional Batam (UIB).
MAPPI Kepri gelar sosialisasi bagi lebih dari 250 mahasiswa dan civitas akademika di Universitas Internasional Batam (UIB). (ist)
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved