Banjir di Batam
Drainase Induk di Batam Ini Mau Ditutup Pengembang, Tumbur Soroti Soal Pengawasan
Anggota DPRD Batam Tumbur Hutasoit minta Pemko dan BP Batam serius tangani banjir di Batam. Ia singgung soal drainase induk yang mau ditutup
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Tumbur Hutasoit sekaligus tokoh masyarakat Batuaji, meminta Pemerintah Kota Batam dan BP Batam serius menangani banjir di Batam.
Pasalnya, di tengah gencarnya upaya Pemko dan BP Batam menangani banjir di Batam, tetapi membiarkan pengembang menutup saluran drainase.
Tumbur mengatakan saat ini di daerah Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji ada pengembang yang akan menutup saluran drainase induk dan menggantinya dengan gorong-gorong yang ukurannya cukup kecil.
"Jadi kita cukup apresiasi langkah BP Batam yang terus gencar melakukan pemetaan lokasi banjir. Namun di sisi lain kita lihat ada pengembang yang menutup saluran drainase. Jadi kita berharap selain optimalisasi perlu juga dilakukan pengawasan," kata Tumbur, Selasa (2/9/2025).
Tumbur mengatakan, saluran drainase induk yang ada di daerah Mitra Mall tidak jauh dari rumahnya, dan selama ini diketahui lokasi tersebut selalu banjir saat hujan deras turun.
"Namanya saluran drainase induk. Airnya dari beberapa perumahan di sekitar Bukit Tempayan. Ini malah mau ditutup dan diganti dengan saluran yang ukurannya sangat kecil. Jadi bisa dipastikan akan menjadi titik banjir baru di Batam," ujarnya.
Terkait hal ini, ia juga meminta kepada BP Batam agar melakukan pengawasan terhadap pengembangan lahan yang sudah dialokasikan.
"Harapan kita jangan hanya mengalokasikan lahan, tapi tidak dilakukan pengawasan. Ini agar pengerjaan di lapangan tidak menimbulkan dampak di kemudian hari," kata Tumbur.
Sementara di tempat yang sama, pengawas lapangan yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, pihaknya hanya mendapat pekerjaan dari pihak Mitra Mall untuk pemasangan gorong-gorong.
"Kami hanya diminta pasang gorong-gorong, dan sekaligus menutup saluran jika gorong-gorong sudah jadi," katanya.
Ia mengatakan saluran drainase di lokasi nanti akan ditutup dan airnya dipindahkan ke saluran yang baru dibangun. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| Dampak Penimbunan Mangrove, 5 Perumahan di Tiban Indah Terancam Banjir, Walikota: Saya Akan Turun |
|
|---|
| Banjir di Batam Bikin Lalu Lintas di Jalan Raya Botania Sempat Lumpuh, Kini Kembali Normal |
|
|---|
| Disdik Kepri Bakal Koordinasi ke Pemko dan BP Batam Soal Banjir di SMAN 29 |
|
|---|
| Breaking News, Banjir di Batam Rendam Jalan Tengku Sulung Kecamatan Batam Kota |
|
|---|
| Mangrove Ditimbun Aliran Air Tak Lancar, Sejumlah Rumah di Tiban GPI Terancam Banjir, Warga Was-was |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Saluran-drainase-ditutup1.jpg)