Ruko Devin Premier Ambruk

Dua Pegawai Laundry di Batam Nyaris Terjebak Ambruknya Tujuh Ruko Devin Premier

Warga sempat takut dua pegawai laundry terjebak di ruko Devin Premier Marina Sekupang Batam yang ambruk. Sebab mereka masih di dalam bangunan

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
AMBRUK - Potret bagian depan 7 ruko yang ambruk di Kawasan Devin Premier, Marina, Sekupang Kota Batam. Foto diambil Minggu (5/10/2025). Sejumlah bagian depan ruko di kawasan ini ambruk hampir bersamaan pada Jumat (3/10/2025) lalu sekira pukul 14.15 WIB. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Batam di kawasan Devin Premier, Marina, Kecamatan Sekupang, sempat panik saat bagian depan tujuh ruko di lokasi itu ambruk pada Jumat (3/10/2025) sore, sekira pukul 14.15 WIB.

Satu unit sepeda motor yang terparkir di depan ruko ikut hancur tertimpa reruntuhan bangunan.

Sri Wahyuni, warga sekitar, mengatakan saat kejadian masih ada dua pegawai laundry di dalam bangunan.

"Kami sempat takut mereka kejebak di dalam, karena bagian depan sudah runtuh semua. Tapi ternyata dua orang itu keluar lewat belakang," ujar Sri saat ditemui pada Minggu (5/10/2025).

Baca juga: Warga Panik Selamatkan Diri, Tujuh Ruko Devin Premier Sekupang Batam Ambruk

Menurut ibu lima anak ini, bagian depan ruko merupakan area yang paling parah runtuh.

"Yang parah itu bagian teras depan. Dari kemarin sebenarnya sudah kelihatan retakannya," katanya.

Wanita 46 tahun ini mengaku, sudah lama khawatir dengan kondisi bangunan di kawasan tersebut.

"Emang sudah retak sebelum roboh itu. Saya sering ingatkan anak-anak jangan main di bawah ruko. Takutnya ambruk, soalnya retakannya sudah parah," ucapnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian depan tujuh ruko tampak hancur dengan material semen dan besi berserakan di jalan. 

Kabel listrik tampak bergelantungan, atap spandek masih terpasang namun kerangka plafonnya terlihat menganga.

Sementara pintu besi rolling door depan, terlipat ke dalam akibat tertimpa reruntuhan, dan lantai depan terangkat.

Sebuah truk biru dan peralatan kerja terlihat masih berada di sekitar puing-puing bangunan untuk mengangkat barang yang masih bisa dipergunakan lagi.

Beberapa pekerja tampak beraktivitas di antara reruntuhan, untuk mengevakuasi barang di gudang, dibantu dengan alat sederhana untuk membersihkan sisa material.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, Jumat. Dari sepuluh blok ruko yang berdiri di lokasi, tujuh di antaranya ambruk secara bersamaan.

Semula, warga sempat mengira ada yang lagi renovasi bangunan di kawasan itu.

Warga melihat ada material seperti kerikil-kerikil jatuh dari atas bangunan.

Namun ternyata dugaan itu salah. Sejumlah bangunan runtuh hampir bersamaan.

"Saya lihat awalnya cuma kayak kerikil-kerikil jatuh dari atas bangunan, saya kira lagi renovasi. Eh, nggak lama langsung bruaaak, barengan semua runtuh," ujar seorang pedagang di sekitar lokasi, Minggu. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved