Kamis, 7 Mei 2026

KAPAL TERBAKAR DI BATAM

UPDATE Korban Kapal di PT ASL Shipyard Batam, RS Graha Hermine Rawat 6 Pasien, Satu Masuk ICU

Sebanyak 6 korban kapal di PT ASL Batam menjalani perawatan di RS Graha Hermine, Batuaji. Satu di antaranya di ruang ICU karena luka bakar 48 persen.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
RS GRAHA HERMINE BATAM - Korban selamat kapal Federal II PT ASL Shipyard Batam yang masih dirawat di RS Graha Hermine, Selasa (21/10/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Proses pemulihan 6 korban kapal Federal II milik PT ASL Shipyard di RS Graha Hermine, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih dilakukan. 

Dari 6 pasien itu, satu di antaranya masih menjalani perawatan di ruang ICU.

Direktur RS Graha Hermine, dr. Fajri Israq, menjelaskan pasien yang berada di ICU mengalami luka bakar luas hingga 48 persen.

"Risiko infeksinya besar, jadi observasinya harus ketat. Karena itu, kami isolasikan ke ruang ICU yang sifatnya isolatif," ujar Fajri, Selasa (21/10/2025).

Sementara lima pasien lainnya menjalani perawatan konservatif dan di antaranya telah menjalani tindakan operasi.

"Penanganannya sebagaimana luka bakar pada umumnya, tapi tetap disertai tindakan operasi. Setelah operasi, masih ada tindakan lanjut karena luka bakarnya di atas 10-15 persen," tambahnya.

Fajri menyebut, luka bakar yang pihaknya tangani tidak bisa dianggap sepele, sekecil apa pun.

"Luka bakar itu tidak sedikit risikonya. Semua harus kami tangani dengan teliti agar tidak menimbulkan infeksi atau kehilangan jaringan kulit," jelasnya.

Ditanya soal hasil observasi dan pertimbangan pasien diperbolehkan untuk pulang, ia menjawab tidak menutup kemungkinan hal itu dilakukan.

Namun harus ada catatan medis yang menunjukkan stabilitas pasien yang terus membaik.

"Kami lihat dulu proses percepatan pemulihannya. Kalau kondisinya terus membaik, mungkin ada dua sampai tiga orang yang bisa dipulangkan dalam minggu ini. Tapi kita lihat dulu hasil observasi, jangan sampai terburu-buru, kita tunggu dulu sampai benar-benar boleh diperbolehkan pulang,” ucapnya.

Dokter Fajri memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis yang sesuai prosedur.

Termasuk pemantauan rutin terhadap tanda vital, perawatan luka, serta kontrol lanjutan pascaoperasi.

"Tidak ada pasien dengan patah tulang di sini. Kalau untuk yang mengalami fraktur itu yang dirujuk ke RS lain,” imbuhnya.

Hingga saat ini, total 31 korban tercatat dalam peristiwa ledakan kapal Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam.

Dari jumlah itu, 13 meninggal dunia, sementara lainnya masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved