Senin, 4 Mei 2026

KEBAKARAN DI BATAM

Kebakaran Hutan Mata Kucing, Warga Sekitar Tak Bisa Tidur, Khawatir Api Merembet ke Permukiman

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Hutan Lindung Mata Kucing, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Minggu

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
KEBAKARAN HUTAN MATA KUCING - Warga yang berada di sekitar kawasan hutan mata kucing menyaksikan proses pemadaman api yang dilakukan petugas Damkar pada Minggu (8/2/2026) malam hingga Senin dinihari di Batuaji 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) melanda kawasan Hutan Lindung Mata Kucing, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji
  • Warga menyebut api awalnya tidak terlalu besar. Namun, seiring berjalannya waktu, kobaran api semakin membesar
  • Warga yang bermukim tepat di area lereng perbukitan, mengaku tidak bisa tidur pada Minggu malam dan merasa waswas saat beristirahat malam itu

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) melanda kawasan Hutan Lindung Mata Kucing, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Minggu (8/2/2026) malam hingga Senin (9/2/2026) dini hari.

Api dilaporkan muncul dan meluas di tiga titik berbeda, berdekatan dengan kawasan permukiman warga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Batam, api muncul di kawasan hutan belakang Bumi Agung Permai. 

Dari lokasi tersebut, sekira pukul 23:30 WIB kobaran api terus menjalar ke kawasan hutan belakang Perumahan Bumi Kencana, hingga akhirnya terpantau di perbukitan belakang Perumahan Taman Lestari.

Warga menyebut api awalnya tidak terlalu besar. Namun, seiring berjalannya waktu, kobaran api semakin membesar dan bergerak mengikuti kontur perbukitan yang dipenuhi semak kering dan pepohonan.

Dari kejauhan, nyala api tampak jelas membelah gelapnya malam, dengan teriakan instruksi petugas yang meminta untuk penambahan selang dan suplay air kepada rekannya.

Di lokasi kepulan asap tebal menyelimuti kawasan hutan dan perlahan mendekati area permukiman, membuat warga mulai khawatir api akan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.

"Karena kan di sini banyak rumah, tinggal berapa ratus meter aja kalau nggak segera padam, bisa menjalar ini di rumah-rumah kami," ujar warga.

Warga yang bermukim tepat di area lereng perbukitan, mengaku tidak bisa tidur pada Minggu malam dan merasa waswas saat beristirahat malam itu.

Mereka memilih menunggu api benar-benar padam sebelum tidur.

"Ga bisa tidur kami, nunggu di luar aja sampai padam. Kami takut," tuturnya.

Petugas masih melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik untuk memastikan api tidak kembali membesar.

( tribunbatam.id/ucik suwaibah )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved