Warga Batam Harap Sabar, Kerja Sama BPJS Kesehatan dan RS Awal Bros Batuaji Masih Tertunda
Humas BPJS Kesehatan Batam, Maya, mengatakan proses kerja sama pihaknya dengan RS Awal Bros Batuaji masih dalam tahap mapping.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit, mendesak BPJS Kesehatan untuk segera mempercepat proses kerja sama dengan Rumah Sakit Awal Bros Batuaji.
Hingga saat ini, peserta BPJS Kesehatan di wilayah Batuaji, khususnya, masih tidak bisa mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit tersebut karena belum adanya perjanjian kerja sama antara kedua pihak.
Tumbur mengungkapkan kehadiran Rumah Sakit Awal Bros di Batuaji sangat diharapkan oleh warga sekitar.
Dengan adanya rumah sakit ini, diharapkan dapat melayani seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan dari berbagai golongan.
"Namun kenyataannya, banyak warga, khususnya peserta BPJS, tidak diterima berobat di Awal Bros Batuaji," kata Tumbur, Kamis (26/2/2026).
Tumbur menambahkan meskipun pihak rumah sakit sudah mengajukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak November 2025, proses tersebut masih berlangsung tanpa ada kepastian.
"Kami sudah melakukan pengecekan ke rumah sakit, dan memang benar bahwa kerja sama BPJS Kesehatan dengan Awal Bros Batuaji masih dalam tahap proses," ujarnya.
Tumbur berharap kerja sama ini segera terealisasi, mengingat pelayanan kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Batam.
Hal ini juga menjadi perhatian Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Menurutnya, hal ini sangat penting untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat Batuaji dan Sagulung untuk mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan berkualitas.
Sementara itu, Humas Rumah Sakit Awal Bros Batuaji, Addila Islamy (Dila), membenarkan hingga saat ini rumah sakit tersebut baru menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Kerja sama ini mencakup layanan untuk kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas.
"Untuk kecelakaan kerja dan kecelakaan lalu lintas, kami sudah bisa melayani karena sudah ada kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan," kata Dila.
Namun untuk peserta BPJS Kesehatan, Dila menjelaskan meskipun pengajuan kerja sama telah diajukan sejak November 2025, hingga kini prosesnya masih berjalan.
"Kami tetap memberikan pertolongan pertama bagi pasien BPJS Kesehatan yang datang dalam kondisi kritis. Setelah itu, pasien akan kami rujuk ke rumah sakit lain yang sudah memiliki kerja sama dengan BPJS Kesehatan," ujarnya.
Sementara itu, Humas BPJS Kesehatan Batam, Maya, mengatakan proses kerja sama dengan RS Awal Bros Batuaji masih dalam tahap mapping.
Maya menjelaskan pihak BPJS Kesehatan terus memantau dan mengkaji proses tersebut. Apabila semua tahapan selesai, penandatanganan kerja sama akan dilakukan.
"Proses kerja sama dengan Awal Bros Batuaji masih berlangsung, dan kami harap dapat segera selesai," ujar Maya.
Untuk saat ini, Maya menyarankan agar peserta BPJS Kesehatan di wilayah Batuaji dan Sagulung memanfaatkan rumah sakit yang sudah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Beberapa rumah sakit di Batuaji yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan antara lain RSUD EF, Griya Medika, Charis Medika, Casa Medika, Graha Hermine, dan Mutiara Aini," kata Maya. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| Penemuan Mayat WNA Belanda di Batam Berawal Dari Kecurigaan Istri, Andreas Tak Bisa Dihubungi |
|
|---|
| BREAKINGNEWS, WNA Belanda Ditemukan Tewas di Rumah Mewah di Batam, Ada Ceceran Darah di Pintu |
|
|---|
| Korban Penggelapan Mobil Tunggu Hingga Subuh di Polresta Barelang, Muncul Dugaan Kasus Lain |
|
|---|
| Snack Korea Sehat Kian Dekat, OH! Bahagia Seaweed Perluas Distribusi di Batam |
|
|---|
| Harga Gas Elpiji Pink 12 kg Tembus 230 Ribu, Pedagang Pengguna di Batam Mulai Tertekan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tubur-hutasoit-Awal-bros-batuaji.jpg)