Sabtu, 18 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, Cerita Ayah Korban Kecelakaan Trans Barelang, Saat Pamit Mancing

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Tribun Batam Hari Ini, Cerita Ayah Pelajar Korban Kecelakaan Trans Barelang, Saat Pamit Pergi Mancing

Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
LOKASI KECELAKAAN - TKP Lakalantas yang menewaskan 3 pelajar SMPIT di Jalan Trans Barelang, Kawasan Bukit Bismillah, Sijantung, Galang, Kota Batam, Senin (6/4/2026) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM  - Alwani, ayah dari seorang dari tiga pelajar yang tewas dalam kecelakaan di jalan Trans Barelang pada Minggu (5/4/2026) pagi menceritakan saat terakhir anaknya sebelum pergi memancing bersama dua temannya.

Alwani menceritakan saat terakhir bersama sang anak, Safaraz Akma, sebelum pamit pergi memancing dengan dua temannya Rino Arif Bakhtiar dan Ruhalzan Syakir.

Dalam wawancara dengan Tribun Batam, Alwani menceritakan soal anaknya pergi memancing dan pamit ke ibunya yang sedang mencuci di tempat kawannya hingga ia mendapat telepon dari polisi soal motornya kecelakaan dan menemukan anaknya sudah meninggal dunia di rumah sakit.

Di Karimun, Warga Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) harus mengalami pemadaman listrik sementara karena tiang listrik tumbang tertimpa pohon yang tumbang, Senin (6/4/2026) pagi.

Kejadian ini terjadi di Masjid Baitul Taqwa, Jalan Teluk Air yang merupakan jalan utama untuk pergi ke Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun.

Dua informasi itu adalah di antara berita populer pilihan hari ini, berikut informasinya ;

Tiang Listrik di Karimun Ambruk Gegara Pohon Tumbang, Aliran Listrik Warga Teluk Air Terputus

TIANG LISTRIK TUMBANG DI KARIMUN - Petugas PLN Tanjung Balai Karimun membersihkan di sekitar lokasi tiang listrik yang ambruk akibat pohon tumbang di jalan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/4/2026).
TIANG LISTRIK TUMBANG DI KARIMUN - Petugas PLN Tanjung Balai Karimun membersihkan di sekitar lokasi tiang listrik yang ambruk akibat pohon tumbang di jalan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/4/2026).(TribunBatam.id/Fairoz Zamani)

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Warga Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) geger setelah tiang listrik yang tumbang pada Senin (6/4/2026) pagi.

Kejadian ini terjadi di Masjid Baitul Taqwa, Jalan Teluk Air yang merupakan jalan utama untuk pergi ke Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun.

Peristiwa ini terjadi akibat sebuah pohon yang tumbang menimpa tiang listrik sehingga jatuh ke arah jalan, sehingga menyebabkan kabel kabel listri berserakan di jalan.

Peristiwa ini menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian untuk sementara dimatikan dan arus lalu lintas sempat terhambat. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca Selengkapnya

Bapak-bapak Dikeroyok Lima Orang Penagih Hutang di Batam, Sisa Uang Rp 500 Ribu Belum Dibayar

Lima pelaku pengeroyokan ditangkap Polsek Sekupang
Lima pelaku pengeroyokan ditangkap Polsek Sekupang(Istimewa)

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Hanya karena sisa utang yang tak seberapa, nyawa dan keselamatan warga Sekupang, Batam, terancam. Beruntung pelaku langsung diamankan. 

Unit Reskrim Polsek Sekupang meringkus lima pria yang nekat melakukan pengeroyokan secara membabi buta terhadap seorang wiraswasta di rumahnya sendiri.

Mirisnya, aksi kekerasan bersama-sama ini dipicu oleh masalah sepele, yakni sisa cicilan koperasi sebesar Rp300.000 yang belum dilunasi oleh anak korban.

Peristiwa memilukan ini terjadi, Rabu (1/4/) sore, di Perumahan Taman Asri, Tiban Baru. Awalnya, pelaku berinisial SMP (35) mendatangi kediaman korban berinisial DF (46). 

Kedatangan SMP bermaksud menagih sisa pinjaman anak korban di sebuah koperasi berbunga.

Baca Selengkapnya

Waduk Sei Gesek di Bintan Kembali Terisi Air, Ketinggian 70 Sentimeter, Abdur: Harus Tetap Irit

WADUK KEPRI  - Seorang warga Bintan sedang melihat kondisi Waduk Sei Gesek  yang kini sudah terisi air 70 sentimeter, Senin (6/4/2026).
WADUK KEPRI - Seorang warga Bintan sedang melihat kondisi Waduk Sei Gesek yang kini sudah terisi air 70 sentimeter, Senin (6/4/2026).(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Penantian panjang warga di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang akan datangnya hujan akhirnya terwujud. 

Setelah lebih dari satu bulan didera musim kemarau membuat waduk Gesek sempat kering. 

Namun kini retakan tanah itu tak terlihat lagi. Dua hari guyuran hujan lebat mengubah wajah waduk itu menjadi penuh kembali.

Pemandangan yang sebelumnya memperlihatkan dasar waduk yang berlumpur, kini diganti dengan hamparan air yang tenang dan luas.

"Alhamdulillah air kini kembali terisi. Kami bisa menikmati air bersih kembali tanpa ada rasa khawatir kekurangan air," kata Hendri, warga Bintan, Senin (6/4/2026).

Baca Selengkapnya

KPK ke Batam, Tinjau Shelter Dinsos di Sekupang, Pastikan Proyek Strategis Tepat Sasaran

KPK - Uding Juharudin selaku Kepala Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI. Saat meninjau shelter Dinsos Batam di Sekuoang, Senin (6/4/2026).
KPK - Uding Juharudin selaku Kepala Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI. Saat meninjau shelter Dinsos Batam di Sekuoang, Senin (6/4/2026).(Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia turun langsung ke Kota Batam untuk meninjau sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan dan revitalisasi shelter milik Dinas Sosial di Sekupang, Senin (6/4/2026).

Kunjungan ini dipimpin oleh Uding Juharudin selaku Kepala Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI.

Uding menegaskan, peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya sekaligus bentuk pengawasan terhadap proyek-proyek dengan nilai anggaran besar yang berdampak langsung pada pelayanan publik.

“Proyek strategis ini harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, tuntas, dan dapat berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Uding.

Selain shelter Dinas Sosial di Sekupang, tim KPK juga meninjau sejumlah proyek lain, seperti prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) Perumahan Central Park Residence di Tanjung Uncang.

Baca Selengkapnya

Kesaksian Pilu Ayah Korban Kecelakaan Maut di Barelang: Dia Minta Dicium Sebelum pergi

TKP Lakalantas yang menewaskan 3 pelajar SMP di Jalan Trans Barelang, Kawasan Bukit Bismillah, Sijantung, Galang, Kota Batam, Senin (6/4/2026)
TKP Lakalantas yang menewaskan 3 pelajar SMP di Jalan Trans Barelang, Kawasan Bukit Bismillah, Sijantung, Galang, Kota Batam, Senin (6/4/2026)(Tribun Batam/Ucik Suwaibah)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Minggu pagi, 5 April menjadi hari yang suram bagi keluarga Alwani. Bak petir di siang bolong, keluarga ini menerima informasi insiden buruk tentang anaknya. 

Anak bungsunya bernama Safaraz Akma, siswa kelas 9B SMPIT Insan Harapan Tembesi Sagulung dilaporkan terlibat lakalantas saat pergi memancing bersama dua sahabatnya Rino Arif Bakhtiar (kelas 8B) dan Ruhalzan Syakir (kelas 9B).

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Barelang merenggut nyawa ketiga remaja itu sekaligus. 

Tribun Batam menemui Alwani, ayah Safaraz, untuk mendengar langsung kesaksian duka di rumahnya, Senin (6/4) siang. 

Siang itu, rumah almarhum tampak hening. Warga, kerabat hingga keluarga jauh masih terus berdatangan, menyampaikan ucapan duka atas kepergian almarhum. 

Di depan rumah, masih berdiri tegak tiang terpal hijau, kursi berjejer memenuhi teras rumah. Deretan papan bunga ucapan dukacita  terpampang di komplek. 

Baca Selengkapnya

Warga Binaan Maupun Petugas Lapas Dabo di Lingga Dites Urine, Ini Hasilnya

Warga binaan Lapas Kelas III Dabo Singkep menjalani tes urine secara serentak sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (6/4/2026)
Warga binaan Lapas Kelas III Dabo Singkep menjalani tes urine secara serentak sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (6/4/2026)(Tribunbatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, LINGGA – Warga binaan Lapas Kelas III Dabo Singkep menjalani tes urine secara serentak sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (6/4/2026).

Tes urine tersebut tidak hanya menyasar warga binaan, tetapi juga seluruh petugas lapas sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkotika (zero narkoba).

Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Dabo, serta mendapat monitoring langsung dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Robby Muliadi mengatakan, tes urine ini merupakan bagian dari komitmen jajaran lapas dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni peringatan HBP, tetapi menjadi langkah konkret dalam upaya pencegahan dan deteksi dini.

Baca Selengkapnya

Rumah Panggung Melayu Ditempati Sejak 1960 di Lingga Rusak Dihantam Puting Beliung

RUMAH IKONIK MELAYU - Rumah Ikonik masyarakat Melayu tampak rusak dihantam Puting Beliung, Senin (6/4/2026). Bangunan ini berdiri tak jauh dari pesisir Pasir Kuning, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
RUMAH IKONIK MELAYU - Rumah Ikonik masyarakat Melayu tampak rusak dihantam Puting Beliung, Senin (6/4/2026). Bangunan ini berdiri tak jauh dari pesisir Pasir Kuning, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

TRIBUNBATAM.id, LINGGA – Deretan papan kayu tua yang masih kokoh berdiri selama puluhan tahun itu kini tampak porak-poranda.

Atap seng yang dulunya melindungi keluarga, beterbangan diterjang angin puting beliung, menyisakan rangka rumah panggung Melayu yang sarat kenangan di Pasir Kuning, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Senin (6/4/2026).

Rumah panggung berwarna kuning dan hijau itu bukan sekadar tempat tinggal bagi Hadijah (61) dan suaminya Hamidi (63).

Bangunan tersebut adalah warisan keluarga yang sudah ditempati sejak sekitar tahun 1960, sekaligus menjadi salah satu ikon rumah Melayu lama yang kini semakin jarang ditemukan di Dabo Singkep.

“Ini rumah peninggalan orangtua kami. Sekarang kami yang menempatinya,” ujarnya kepada Tribunbatam.id.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved