Senin, 27 April 2026

Kecelakaan Maut di Batam

Tekan Angka Kecelakaan Maut di Batam, Ditlantas Polda Kepri Datangi Sejumlah Kampus

Tekan angka lakalantas, Ditlantas Polda Kepri turun ke lingkungan kampus, Rabu (22/4). Kali rombongan Polantas turun ke kampus UIB.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
POLDA KEPRI - Personel Ditlantas Polda Kepri saat mendatangi Universitas Internasional Batam (UIB), Rabu, 22 April 2026. Mereka memberi pemahaman tentang edukasi safety riding, untuk menekan angka kecelakaan maut di Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri turun ke lingkungan kampus untuk menekan angka kecelakaan maut di Batam.

Kali ini rombongan Ditlantas Polda Kepri turun ke kampus Universitas Internasional Batam (UIB). 

Melalui program "Police Goes To Campus", mereka memberikan edukasi tertib berlalu lintas dengan harapan para mahasiswa dapat menjadi agen keselamatan berlalu lintas.  

Dalam kegiatan itu, salah satu kelompok yang  rentan terlibat pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya adalah mahasiswa.

Dalam sesi interaktif, personel Ditlantas memberikan pemahaman seputar safety riding.

Mulai dari pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, hingga kewajiban memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H melalui Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H menegaskan persoalan keselamatan di jalan tidak bisa dianggap sepele, terutama bagi generasi muda yang memiliki mobilitas tinggi.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi harus menjadi budaya disiplin bersama. Mahasiswa diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan data di lapangan menunjukkan pelanggaran lalu lintas masih didominasi usia produktif, termasuk mahasiswa.

Kondisi ini dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap berujung fatal.

Karena itu, kata dia pendekatan edukatif dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan angka laka lantas.

Dengan pemahaman yang lebih baik, ia berharap mahasiswa memiliki kesadaran dan tanggung jawab saat berkendara.

Selain memberikan edukasi, Dirlantas menyebut kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan budaya sadar hukum di lingkungan kampus. 

"Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menularkan perilaku tertib berlalu lintas di masyarakat," tuturnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved