Senin, 4 Mei 2026

MALAM MENCEKAM DI NAGOYA THAMRIN CITY

Kronologi Pria di Batam Tikam Rekan Sendiri, Berawal dari Cekcok Shift Jam Istirahat Kerja

Perselisihan soal pembagian shift jam istirahat kerja diduga jadi pemicu aksi penikaman yang terjadi di kawasan Nagoya Thamrin City Batam, Kamis malam

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
PENIKAMAN DI BATAM - Kolase pelaku penikaman, AW saat diamankan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dan kondisi korban, FL saat di RS Harapan Bunda, Jumat (24/4/2026) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perselisihan soal pembagian shift jam istirahat kerja diduga menjadi pemicu aksi penikaman yang terjadi di kawasan Nagoya Thamrin City, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam pada Kamis (23/4/2026) malam.

Seorang pria berinisial AW nekat menikam rekan kerjanya sendiri, FL, menggunakan senjata tajam jenis karambit hingga korban mengalami dua luka tusukan.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie mengatakan, korban dan pelaku diketahui bekerja di salah satu food market di kawasan Nagoya Thamrin City.

Sebelum kejadian, keduanya sempat terlibat cekcok mulut.

"Dari hasil pemeriksaan, pengakuan pelaku karena kesal atau sakit hati. Pelaku dan korban sebelumnya sempat adu mulut karena permasalahan shift jam istirahat kerja," ujar Kompol Deni kepada Tribun Batam, Jumat (23/4/2026).

Deni melanjutkan dari pengakuan AW, dia sakit hati dan kesal lantaran merasa dibully serta sering dikata-katai korban.

"Rasa emosi itu diduga memuncak hingga akhirnya berujung pada aksi penganiayaan," tuturnya.

Kondisi saat ini korban masih mendapatkan perawatan medis di RS Harapan Bunda, dengan luka di bagian lengan kiri kena sajam, serta 2 luka tusukan di perut dan pinggang.

Peristiwa ini terjadi sekira pukul 22.05 WIB pada Kamis malam.

Saat itu korban yang baru pulang bekerja, didatangi oleh pelaku.

AW datang menggunakan sepeda motor dan langsung menghampiri korban untuk mengajak berkelahi.

Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan karambit dari tubuhnya lalu menyabet lengan kiri korban.

Korban sempat melawan dengan melempar batu dan melarikan diri.

Namun pelaku mengejar, lalu kembali menusuk korban di bagian perut dan pinggang.

Usai melakukan aksinya, AW melarikan diri.

Tim gabungan Opsnal Jatanras Polda Kepri dan Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja kemudian melakukan pengejaran.

Tak lama kemudian, AW diamankan di kawasan Punggur, Kecamatan Nongsa, Jumat dini hari sekira pukul 02.15 WIB.

Kini polisi masih mendalami kasus tersebut dan pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved