Selasa, 5 Mei 2026

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik per 4 Mei 2026, Dexlite Tembus Rp27.150 di Kepri

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi di Batam dan Kepri mengacu pada Harga Eceran (HJE) BBM jenis bahan bakar umum (JBU) retail dan berlaku nasional

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id
BBM DI KEPRI - Papan informasi SPBU yang ada di Kota Batam, setelah melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, Selasa (5/5/2026) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), termasuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam. 

Kenaikan harga BBM ini mulai berlaku efektif sejak 4 Mei 2026 pukul 00.00 WIB.

Penyesuaian tersebut mengacu pada Harga Eceran (HJE) BBM jenis bahan bakar umum (JBU) retail yang berlaku secara nasional, dengan perbedaan harga antara wilayah FTZ Batam dan daerah lain di Kepri.

Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, mengatakan kenaikan harga kali ini hanya berlaku untuk BBM nonsubsidi. 

Sementara BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tidak mengalami perubahan harga.

“Penyesuaian ini merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap harga BBM nonsubsidi, mengikuti dinamika pasar global,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Untuk jenis Pertamax, harga di wilayah Kepri tetap bertahan di angka Rp12.900 per liter, tidak berubah dari penyesuaian sebelumnya pada 19 April 2026. 

Sementara di kawasan FTZ Batam, Pertamax juga masih dijual Rp11.750 per liter.

Namun, kenaikan harga terjadi pada jenis Pertamax Turbo. Di wilayah Kepri, harga naik Rp500 menjadi Rp20.750 per liter dari sebelumnya Rp20.250. 

Sedangkan di FTZ Batam, harga Pertamax Turbo kini menjadi Rp18.900 per liter atau naik Rp450 dari harga sebelumnya Rp18.450.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada Dexlite. Di wilayah Kepri, harga Dexlite melonjak Rp2.500 menjadi Rp27.150 per liter dari sebelumnya Rp24.650. 

Sementara di kawasan FTZ Batam, harga Dexlite juga mengalami kenaikan tipis menjadi Rp24.700 per liter dari sebelumnya Rp24.650.

Adapun harga Bio Solar tetap stabil di angka Rp6.800 per liter, baik di wilayah Kepri maupun FTZ Batam.

Galuh menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh SPBU di wilayah Kepri dan FTZ Batam untuk segera menyesuaikan harga pada dispenser sesuai ketentuan yang berlaku. 

Selain itu, SPBU juga diminta memastikan pembaruan sistem pembayaran, menyampaikan informasi kepada konsumen secara transparan, serta menjaga kelancaran operasional selama proses penyesuaian berlangsung. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved