PEMKO BATAM
Perkuat Sistem Pembayaran Digital, BPKAD Batam Dorong Transparansi dan Efisiensi Belanja Daerah
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pemko Batam kini memperkuat implementasi sistem pembayaran berbasis Kartu Kredit Indonesia (KKI
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Batam kini memperkuat implementasi sistem pembayaran berbasis Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam setiap proses belanja pemerintah.
Langkah ini ditegaskan melalui partisipasi BPKAD Batam dalam kegiatan “Kick Off Sosialisasi Implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah dan Fitur Online Payment pada E-Katalog” yang digelar di Surabaya, belum lama ini.
Dalam kegiatan tersebut, BPKAD diwakili oleh Sekretaris BPKAD Rizky Surya Lestari dan Bendahara Hendri Agus Wandi.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat digitalisasi sistem pengadaan barang dan jasa.
Penerapan KKI serta fitur pembayaran daring pada E-Katalog dinilai mampu menghadirkan sistem belanja yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Sekretaris BPKAD Batam, Rizky Surya Lestari, menegaskan penerapan KKI bukan sekadar mengikuti tren teknologi, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah.
“Dengan KKI dan fitur Online Payment, proses transaksi menjadi lebih praktis dan dapat dipantau secara real time. Ini tidak hanya meminimalkan risiko administratif, tetapi juga mempercepat pembayaran kepada pelaku usaha,” ujarnya.
Selain itu, integrasi sistem informasi keuangan daerah dengan E-Katalog Nasional menjadi salah satu fokus utama.
Melalui integrasi ini, setiap transaksi akan memiliki jejak digital yang jelas sehingga meningkatkan keamanan sekaligus memudahkan proses audit.
Tak hanya berdampak pada tata kelola pemerintahan, implementasi sistem ini juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, khususnya UMKM yang tergabung dalam E-Katalog Lokal.
Dengan sistem pembayaran yang lebih cepat dan terintegrasi, arus kas pelaku usaha dapat terjaga sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kota Batam sebagai kota berbasis teknologi atau smart city, yang terus digencarkan oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Sebagai tindak lanjut, BPKAD Batam mengatakan kesiapan untuk melakukan pendampingan dan sosialisasi internal kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Upaya ini dilakukan agar implementasi KKI dan fitur pembayaran digital dapat berjalan optimal dan memberikan dampak maksimal bagi kinerja pemerintahan. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)
Batam
Wali Kota Batam
Walikota Batam
Kota Batam
Pemko Batam
Diskominfo Batam
#Wakil Walikota Batam
Sekdako Batam
Amsakar Achmad
Li Claudia Chandra
Firmansyah
| Kejar Pajak Listrik Rp437 Miliar, Pemko Batam Perkuat Sinergi dengan UPT dan Pelaku Usaha |
|
|---|
| Wali Kota Amsakar Gelar Walimatus Safar, Mohon Doa Restu Warga Batam Jelang Naik Haji |
|
|---|
| Forkopimda Paser Studi Tiru ke Batam, Pelajari Kunci Sukses Infrastruktur dan Investasi |
|
|---|
| Perayaan Paskah Oikumene Batam 2026 Meriah, Mongol Stres Sukses Hibur Ribuan Jemaat |
|
|---|
| Pemko Batam Bebaskan PBB untuk Rumah dengan NJOP Dibawah Rp120 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/BPKAD-Sosiasilassi-Peymen-digital.jpg)