Sabtu, 23 Mei 2026

Warga Batam, Jalan di Atas Underpass Pelita Ditutup Setengah Lajur Selama Sepekan

BP Batam mengumumkan ada penutupan jalan sementara setengah lajur di atas Underpass Pelita. Hal ini sehubungan dengan adanya perbaikan jalan rusak

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
dok. BP Batam
MOBILISASI ALAT BERAT - BP Batam mulai melakukan mobilisasi alat berat untuk perbaikan jalan rusak di Jalan Yos Sudarso, persisnya di atas Underpass Pelita, Jumat (22/5/2026). Perbaikan jalan di lokasi dimulai Sabtu (23/5/2026) dan direncanakan selama seminggu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - BP Batam mengumumkan ada penutupan jalan sementara di atas Underpass Pelita.

Hal ini sehubungan adanya perbaikan jalan di lokasi.

Dalam Instragramnya, BP Batam memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

"Mohon maaf, Jalan Yos Sudarso di atas Terowongan Pelita akan ditutup setengah lajur dikarenakan perbaikan jalan mulai tanggal 23-30 Mei 2026," tulis informasi di Instagram @bpbatam yang dilihat Tribunbatam.id, Sabtu (23/5/2026).

Sementara itu dalam keterangan tertulisnya, BP Batam menyebut penanganan infrastruktur ini sebagai respons cepat keluhan warga terkait jalan rusak. 

Berawal dari aduan warga terkait kondisi jalan yang membahayakan, Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam menindaklanjutinya dengan perbaikan di lokasi.

Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana mengatakan, perbaikan jalan ini akan dimulai pada Sabtu 

Proses perbaikan jalan tersebut, ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu.

“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung di mobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung, Jumat (22/5/2026) sore.

Ia mengatakan selama proses perbaikan berlangsung, Jalan Yos Sudarso tetap dibuka namun hanya menggunakan satu lajur. 

Langkah tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, menyusul tingginya mobilitas masyarakat.

"Untuk pengerjaannya, akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah, bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam," katanya.

Wulung menambahkan, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja yang diterapkan saat ini mengedepankan kecepatan respons dan kedekatan dengan masyarakat. Setiap laporan harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan terlalu lama.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap, seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutupnya. (Tribunbatam.id/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved