BANJIR ROB DI LINGGA
Dampak Banjir Rob di Lingga, Jalan Pesisir Desa Lanjut Tertimbun Pasir dan Rusak
Fenomena banjir rob di Lingga buat pasir pantai terbawa naik dan tutupi sebagian ruas jalan di Desa Lanjut. Tak cuma itu, jalan di pesisir juga rusak
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Fenomena banjir rob di Lingga, Kepri telah berlangsung selama empat hari berturut-turut dari Sabtu (6/12/2025) hingga Selasa (9/12/2025).
Dampak pasang air laut tersebut satu di antaranya terlihat di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir.
Pantauan Tribunbatam.id, air laut mencapai badan jalan dan menghantam langsung area pesisir, sehingga menyebabkan pasir pantai terbawa naik dan menutupi sebagian ruas jalan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Lanjut bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan pembersihan.
Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Lanjut Brigpol Sukoy De Komar, Erwansyah dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta perangkat desa setempat untuk membersihkan pasir yang menimbun badan jalan.
Selain itu, Babinsa Desa Lanjut, Peltu Maksudi, juga tampak bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan penanganan lanjutan akibat dampak abrasi dan gelombang laut.
Tidak jauh dari lokasi penimbunan pasir, sekitar 100 meter dari area tersebut, gelombang pasang juga menyebabkan abrasi yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan aspal jalan raya.
Kepala Desa Lanjut, Abu Samah, mengatakan pembersihan jalan dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pengguna jalan.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar memelankan laju kendaraan dan tetap waspada untuk menghindari terjadinya kecelakaan,” ujar Abu Samah, saat meninjau pembersihan jalan.
Ia membenarkan, kerusakan jalan di wilayah tersebut disebabkan oleh hantaman gelombang laut yang terjadi secara terus menerus selama empat hari terakhir.
“Sebagai langkah pengamanan sementara, kami telah memasang pembatas jalan di lokasi yang mengalami kerusakan agar pengendara lebih waspada,” katanya.
Berdasarkan pantauan lapangan dan informasi yang dihimpun sementara, banjir rob akibat pasang air laut ini tidak hanya terjadi di Singkep Pesisir.
Namun juga melanda sejumlah kecamatan lain, antara lain Kecamatan Singkep, Singkep Barat, Singkep Selatan, Kepulauan Posek, Senayang, Bakung Serumpun, Selayar, Lingga, serta Kecamatan Lingga Utara.
(Tribunbatam.id/Febriyuanda)
| Wajah Penuba Saat Banjir Rob di Lingga, Pertokoan Material Kayu Berdampingan dengan Pasang Air Laut |
|
|---|
| Banjir Rob Diperparah Angin Kencang, Ombak Tinggi Basahi Jalan Singkep Pesisir Lingga |
|
|---|
| Abrasi di Lingga Rusak Jalan Pesisir Desa Lanjut, Aparat dan Warga Bangun Tanggul |
|
|---|
| Dampak Banjir Rob di Lingga, BPBD Salurkan Geobag Redam Abrasi di Singkep Pesisir |
|
|---|
| Hari Ketiga Banjir Rob di Ibu Kota Lingga, Jalan Utama Terendam Hingga Ratusan Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Banjir-rob-di-Desa-Lanjut-Lingga-2025.jpg)