KAPAL TENGGELAM DI LINGGA
Kapal Nelayan Tenggelam di Lingga Dihantam Ombak, Jafar Bertahan dengan Tutup Fiber
Sebuah kapal pompong atau perahu motor milik nelayan asal Dusun Berjung, Desa Batu Belubang, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Ringkasan Berita:
- Sebuah kapal pompong milik nelayan asal Dusun Berjung, dilaporkan tenggelam di perairan antara Pulau Buaya dan Pulau Empoh di Lingga
- Peristiwa tersebut terjadi Minggu (25/1/2026) pagi sekira pukul 09.35 WIB, tepatnya saat Jafar, selaku korban sedang melaut mencari ikan
- Evakuasi memakan waktu kurang lebih satu jam dengan melibatkan personel dari Pos AL Cempa, Kadus Berjung, RT setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Sebuah kapal pompong atau perahu motor milik nelayan asal Dusun Berjung, Desa Batu Belubang, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, dilaporkan tenggelam di perairan antara Pulau Buaya dan Pulau Empoh, Minggu (25/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi Minggu (25/1/2026) pagi sekira pukul 09.35 WIB, tepatnya saat Jafar, selaku korban sedang melaut mencari ikan.
Warga Dusun Berjung itu, berhasil selamat dari musibah tersebut meski sempat terombang-ambing di laut saat gelombang tinggi.
“Alhamdulillah saya selamat dengan menaiki tutup fiber, (saya gunakan) untuk menyeberang mencari pertolongan,” ungkap Jafar.
Jafar menceritakan, setelah pompong yang ia kemudikan tenggelam akibat dihantam gelombang, dirinya berusaha bertahan dengan berpegangan pada tutup fiber yang mengapung.
Dalam kondisi hanyut mengikuti arus, Jafar akhirnya melihat sebuah pompong yang melintas di kejauhan dan mencoba untuk meminta pertolongan.
Tak disangka, pompong yang dilihatnya tersebut ternyata milik adik kandungnya sendiri.
Awalnya, sang adik mengira ada seseorang yang hanyut terbawa arus dan gelombang.
Namun setelah didekati, barulah diketahui bahwa orang tersebut adalah Jafar, kakaknya sendiri.
Baca juga: Breaking News, Nelayan Lingga Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hilang di Laut
Jafar pun langsung dievakuasi dan dibawa ke daratan dalam kondisi selamat.
Menurut informasi dari warga setempat, sekira pukul 12.00 WIB, proses evakuasi terhadap pompong yang tenggelam mulai dilakukan.
Evakuasi memakan waktu kurang lebih satu jam dengan melibatkan personel dari Pos AL Cempa, Kadus Berjung, RT setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam proses evakuasi tersebut, digunakan alat kompresor dengan melibatkan tiga penyelam tradisional, yakni Sahar, Muslihah, dan Kiman, yang merupakan warga Dusun Berjung.
Menurut keterangan Jafar, tenggelamnya pompong tersebut diduga akibat salah satu papan kapal pecah atau rusak saat berlayar dan dihantam gelombang laut.
“Posisinya dari kampung mau mencari ikan di rompong. Kejadian tenggelamnya boat itu juga di sekitaran rompong,” jelas Jafar.
Akibat kejadian itu, sejumlah alat tangkap ikan milik korban, termasuk cakpok bawal, ikut tenggelam dan terbawa ke dasar laut bersama pompong.
Proses evakuasi pompong hingga berhasil dibawa ke darat selesai sekitar pukul 16.00 WIB.
( tribunbatam.id/febriyuanda )
Kejadian Kapal Tenggelam
kapal tenggelam di Lingga
Kapal Tenggelam
kapal nelayan
Kapal Nelayan Tenggelam
| Dikira Korban Kecelakaan Tunggal, Ternyata 2 Jenazah Remaja yang Ditemukan di Parit Tewas Dibunuh |
|
|---|
| Kantor Polisi Diserbu Driver Ojol Usai Temannya Dianiaya Polisi, Pelaku Cemburu Kekasihnya Dibonceng |
|
|---|
| Gadis Remaja Jadi Korban Asusila Oleh Pria yang Baru Dikenalnya Lewat Instagram |
|
|---|
| Karambit Jadi Senjata Penusukan di Nagoya Batam, Korban Jalani Belasan Jahitan |
|
|---|
| Wagub Nyanyang Buka Karate Open 2026 di Batam, Karateka Tiga Negara Ambil Bagian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Insiden-Kapal-tenggelam-nelayan-Berjung-Lingga.jpg)