Sabtu, 11 April 2026

KEBAKARAN VILA DI LINGGA

Dua Vila Penginapan Wisata di Desa Penaah Lingga Ludes Terbakar, Api Diduga Menjalar dari Lahan

Dua unit vila penginapan milik Dinas Pariwisata, dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Penaah, Kecamatan Senayang,

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa untuk Tribun Batam
KEBAKARAN DI LINGGA - Dua unit vila milik Dinas Pariwisata dilaporkan hangus terbakar dalam kebakaran yang terjadi di Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Selasa (31/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dua unit vila di Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terbakar pada Selasa (31/3/2026) siang.
  • Vila yang terbakar milik Dinas Pariwisata, terjadi saat cuaca panas terik.
  • Warga sekitar padamkan api pakai alat seadanya.

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA – Dua unit vila penginapan milik Dinas Pariwisata, dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (31/3/2026) siang.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui warga, dengan vila yang sudah dilalap api yang berkobar.

Hingga kini, warga belum dapat memastikan secara pasti penyebab awal munculnya titik api.

Kepala Desa Penaah, Mariana, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari Ketua RT setempat saat sedang berada di luar desa untuk mengikuti kegiatan paripurna DPRD.

"Saya ditelepon RT setempat, katanya ada kebakaran. Itu bukan rumah warga, tapi vila penginapan milik Dinas Pariwisata yang memang sudah lama dibangun," ujar Mariana saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp kepada TribunBatam.id.

Ia menjelaskan, kebakaran diduga terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

Saat kejadian, kondisi cuaca di Desa Penaah sedang panas terik, disertai angin kencang sehingga api dengan cepat membesar dan membuat warga sekitar panik.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Mereka menggunakan air sumur serta dahan pohon kelapa untuk memukul dan menghambat penyebaran api agar tidak meluas ke bangunan lain.

"Cuaca memang sedang panas dan angin cukup kencang. Warga langsung keluar rumah untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya," kata Mariana.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, mengingat bangunan yang terbakar merupakan vila penginapan yang tidak sedang ditempati.

Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan cukup besar karena kedua bangunan vila mengalami kerusakan total.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait taksiran nilai kerugian maupun rencana perbaikan fasilitas tersebut.

Mariana menambahkan, bahwa Vila tersebut memang sudah tak pernah digunakan lagi sebagai tempat wisata.

"Biasanya cuma tempat kumpul pemuda aja di sana," tambahnya.

Dugaan sementara, api muncul dari lahan yang terbakar hingga menjalar ke vila. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved