Kamis, 23 April 2026

CURANMOR DI NATUNA

Curanmor Mulai Marak di Natuna, Kasat Reskrim Ingatkan Warga: Kunci Stang dan Cabut Kuncinya

Rentetan kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang terjadi dalam waktu berdekatan sempat mengguncang rasa aman masyarakat Kabupaten Natuna

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Birri Fikruddin/TribunBatam.id/Birri Fikrudin
POLRES NATUNA - Kasat Reskrim Polres Natuna Iptu Richie Putra (Kanan), saat hadir dalam Rilis Akhir Tahun Polres Natuna, Selasa (30/12/2025) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Rentetan kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang terjadi dalam waktu berdekatan mengguncang rasa aman masyarakat Natuna
  • Masyarakat Natuna masih ada yang terbiasa tidak mengunci stang motor, bahkan tak melepas kunci kendaraannya
  • Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengunci stang, mencabut kunci, dan memarkirkan kendaraan

 

TRIBUNBATAM.id NATUNA - Rentetan kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang terjadi dalam waktu berdekatan sempat mengguncang rasa aman masyarakat Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam sepekan di pertengahan Desember 2025, Polres Natuna berhasil menumpas dua kasus curanmor yang sempat viral di media sosial dan grup WhatsApp warga.

Kasus-kasus tersebut meliputi pencurian sepeda motor Honda PCX warna putih di area parkir RSUD Natuna, serta pencurian Honda Vario warna hitam di wilayah Ranai Darat.

Kabupaten Natuna yang selama ini dikenal relatif aman dari curanmor, mendadak dihadapkan pada maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor menjadi pengingat masyarakat untuk mulai waspada.

Bahkan, merasa wilayahnya aman, sejumlah masyarakat Natuna masih ada yang terbiasa tidak mengunci stang motor, bahkan tak melepas kunci kendaraannya.

Namun seiring perkembangan daerah dan pengaruh media sosial, kasus kriminal juga bisa terjadi di wilayah perbatasan ini.

Himbauan itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Richie Putra.

Baca juga: Nekat Curi Motor Vario di Garasi Rumah, Pemuda 19 Tahun di Natuna Diringkus Polisi

Ia menyebutkan, maraknya curanmor di Natina baru-baru ini dipicu kelengahan pemilik kendaraan saat memarkirkan sepeda motornya.

“Rata-rata motor yang dicuri dalam kondisi tidak dikunci stang. Ini menjadi celah bagi pelaku untuk melakukan aksinya,” kata Iptu Richie, Rabu (31/12/2025).

Ia menegaskan, seluruh kasus yang sempat viral tersebut berhasil diungkap dalam waktu singkat.

Bahkan, pada kasus Honda PCX, pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

“Alhamdulillah, pelaku-pelaku curanmor yang meresahkan masyarakat sudah kami amankan. Namun ini harus menjadi perhatian bersama,” imbuhnya.

Richie mengimbau masyarakat Natuna, agar tidak lagi menganggap remeh keamanan kendaraan, meskipun wilayah tersebut selama ini dikenal relatif aman.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengunci stang, mencabut kunci, dan memarkirkan kendaraan di tempat yang aman atau mudah diawasi,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga meminta warga untuk segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Kerja sama masyarakat sangat penting. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula pelaku bisa diamankan,” kata Kasat Reskrim.

( tribunbatam.id/birrifikrudin )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved