Ops Keselamatan Seligi 2026, Puluhan Pengendara di Natuna Dapat Blangko Teguran
Puluhan kendaraan kedapatan melakukan pelanggaran hingga hari ketiga Ops Keselamatan Seligi 2026 di Natuna. Mereka dapat blangko teguran dari polisi
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Operasi Keselamatan Seligi 2026 hari ketiga digelar di Simpang Empat Masjid Al-Jami Ranai, Kabupaten Natuna, dengan pemeriksaan kendaraan yang melibatkan petugas gabungan
- Petugas menghentikan berbagai jenis kendaraan untuk memeriksa kelengkapan surat, kondisi teknis, serta kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas
- Kasat Lantas Polres Natuna AKP Erwan Tony menegaskan operasi ini mengedepankan edukasi melalui teguran tertulis
- Puluhan pengendara ditemukan melanggar aturan
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), suasana di Simpang Empat Masjid Al-Jami Ranai tampak berbeda dari biasanya, Rabu (4/2/2026).
Sejak pagi, petugas gabungan berdiri berjajar mengenakan seragam lengkap.
Di sisi lain, papan plang bertuliskan 'Maaf Mengganggu Perjalanan Anda, Operasi Keselamatan Seligi 2026' terpasang di tepi jalan, menandai dimulainya pemeriksaan kendaraan.
Operasi ini digelar menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 serta meningkatnya potensi arus mudik Hari Raya Idulfitri.
Satu per satu kendaraan yang melintas, diberhentikan dan diarahkan ke Pos Polantas Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan.
Mulai dari sepeda motor, mobil pribadi hingga kendaraan angkutan barang pun tak luput dari pengecekan.
Petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan, kondisi teknis, penggunaan helm, sabuk pengaman, hingga kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Erwan Tony mengatakan, dalam operasi kali ini pihaknya mengedepankan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan teguran tertulis.
“Operasi Keselamatan Seligi ini terus kita gencarkan. Semua perlengkapan kendaraan kita cek, baik roda dua, roda empat bahkan roda enam,” ujarnya kepada tribunbatam.id.
Ia menegaskan, disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama menekan angka kecelakaan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran.
“Ini demi keselamatan pengendara dan pengguna jalan lain agar tercipta kamseltibcarlantas menjelang Operasi Ketupat dan arus mudik Idulfitri,” katanya.
Menurutnya, pada hari-hari awal operasi ini dimulai, sudah puluhan kendaraan kedapatan melakukan pelanggaran, seperti tidak membawa surat kendaraan, tidak menggunakan helm, kaca spion tidak lengkap, hingga TNKB yang tidak sesuai aturan.
“Untuk sementara kita gunakan blangko teguran bagi yang melanggar. Jika tidak diindahkan, baru kita lakukan penindakan tilang manual maupun elektronik,” tegasnya.
Dengan itu, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, bukan semata-mata karena adanya operasi, tetapi sebagai kebutuhan bersama di jalan raya. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)
| Warga Natuna Nikmati Pengobatan Gratis dari Program Sosial Kolaborasi Instansi di Serasan |
|
|---|
| Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 48 Lintasi Natuna Periode Tanggal 25 April - 9 Mei 2026 |
|
|---|
| Bupati Cen Semangati 36 CJH Natuna di Asrama Haji Batam Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci |
|
|---|
| Harga LPG Naik, Pelaku UMKM di Natuna Dilema, Serba Salah Mau Naikkan Harga |
|
|---|
| Harga LPG 12 Kg di Natuna Naik, Kini Tembus Rp285 Ribu per Tabung di Tingkat Agen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/PERIKSAKENDARAAN.jpg)