Sabtu, 2 Mei 2026

Sosok Muliandy Nasution Bos Garuda TV Tewas Kecelakaan Maut, Istrinya Desainer Ternama

Mobil yang ditumpangi Muliandy Nasution bersama enam orang lainnya menghantam truk dengan keras.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Khistian Tauqid
Istimewa
BOS TV MENINGGAL - Kolase potret Muliandy Nasution, bos Garuda TV yang meninggal kecelakaan, tabrak truk kelapa sawit. 

TRIBUNBATAM.id - Sosok Commercial Director Garuda TV sekaligus Anggota Badan Pengurus Besar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Muliandy Nasution menjadi sorotan publik.

Muliandy Nasution menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Pangkalpinang–Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/1/2026).

Mobil yang ditumpangi Muliandy Nasution bersama lima orang lainnya menghantam truk dengan keras.

Sedangkan untuk lima korban yang lain mengalami luka-luka dan kini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mobil Nissan Serena yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok gagal mendahului kendaraan di depannya.

Hingga akhirnya dari arah berlawanan melaju mobil truk bermuatan buah kelapa sawit sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Kecelakaan tersebut membuat Muliandy Nasution meninggal dunia dan 7 lainnya termasuk sopir truk luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bangkapos.com, berikut sosok Muliandy Nasution.

Sosok Muliandy Nasution

Muliandy Nasution berusia 42 tahun.

Ia merupakan kelahiran Medan, 26 April 1983.

Muliandy tinggal di Villa Nusa Indah 5 RT, 005 RW. 013 Desa Ciangsana, Kelurahan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Saat ditemukan meninggal, kondisi Muliandy mengalami cedera kepala berat, luka robek di bagian dahi, luka robek di bagian wajah, luka robek kepala samping kanan dan meninggal dunia di lokasi tempat kecelakaan terjadi.

Almarhum merupakan suami dari desainer ternama Ayu Dyah Andari. 

Duka terasa kian pilu setelah diketahui bahwa keduanya baru saja merayakan ulang tahun perkawinan ke-17. 

Dalam unggahan di media sosial, sang istri membagikan momen perayaan sederhana namun penuh makna, yang kini menjadi kenangan terakhir kebersamaan mereka.

Ayu Dyah Andari adalah desainer ternama Indonesia, terutama di ranah modest couture atau busana muslim mewah.

Baju-baju karya Ayu Dyah Andari dikenal dengan nama brand Byaudyahandari dan telah sering kali bekerja sama dengan banyak artis serta model terkenal.

Ayu Dyah Andari juga merupakan CO-owner dari L by LCB yang merupakan brand baju milik Laudya Cinthya Bella.

Ayu memulai karier di dunia mode sejak tahun 2011.

Ia kemudian berkembang menjadi salah satu nama penting di industri fashion Indonesia dengan ciri khas desain yang feminin, klasik, dan detail mewah.

Karyanya telah dipamerkan di acara fashion besar, termasuk acara internasional seperti London Fashion Week.

RUSAK PARAH -- Kondisi bagian depan mobil Serena mengalami kerusakan parah usai bertabrakan dengan truk pembawa sawit, di jalan Pangkalpinang-Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, pada Sabtu (10/1/2026) kemarin. Benturan keras menyebabkan kap mesin ringsek, kaca depan pecah, serta bagian bumper dan ruang mesin mengalami kerusakan berat.
RUSAK PARAH -- Kondisi bagian depan mobil Serena mengalami kerusakan parah usai bertabrakan dengan truk pembawa sawit, di jalan Pangkalpinang-Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, pada Sabtu (10/1/2026) kemarin. Benturan keras menyebabkan kap mesin ringsek, kaca depan pecah, serta bagian bumper dan ruang mesin mengalami kerusakan berat. (Bangkapos.com/Polres Bangka Barat)

Baca juga: Commercial Director Garuda TV Tewas Kecelakaan Maut di Bangka Barat, 6 Orang Luka-luka

Banjir Ucapan Duka Cita

Pada Minggu (11/1/2026) unggahan Instagram Ayu Dyah Andari dibanjiri ucapan duka cita dari sejumlah rekan artis.

Dari pantauan Tribun Trends di laman unggahan terakhirnya, terlihat artis Ryana Dea, Poppy Putri, Enno Lerian, Richa Iskak, Ririn Ekawati, Chiki Fawzi, Adelia Pasha hingga publik figure lainnya ramai mengucapkan bela sungkawa kepada Ayu Dyah Andari.

Ayu rupanya baru saja kehilangan suami tercinta yang meninggal dunia dalam kecelakaan fatal.

Di unggahan terakhirnya, Ayu mengunggah momen terakhir saat ia sempat menunaikan umroh bersama suami dan anak-anak.

Ayu bersyukur lantaran kenangan terakhir bersama suami adalah kenangan indah ketika mereka beribadah di tanah suci.

Ia juga berdoa agar jalan pulang sang suami dimudahkan, juga dosanya diampuni.

Berikut isi unggahan Ayu Dyah Andari dikutip oleh Tribun Trends:

"Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah.. Allah ijinkan memory terakhir bersamamu indah sayangku sayangku sayangku...

Alhamdulillah Allah beri kebahagiaan umroh sekeluarga lengkap untuk terakhir kalinya..

Alhamdulillah kamu selalu senyum, sabar, khusyuk..

Ya Allah.. mudahkanlah jalan nya..

Ampunilah dosanya

Rahmatilah suamiku

Selamatkanlah suamiku

Maafkanlah suamiku...

Kumohon terimalah semua amal ibadahnya ya Allah.. ampunilah Dosa2nya..

Terimalah suamiku yang paling sabar ini ditempat terbaik disisi-Mu ya Allah..

Sayangku sayangku sayangku.." tulis Ayu di unggahan itu.

Baca juga: Korban Kecelakaan Maut di Tanjungpinang Tinggalkan Anak yang Masih Kecil, Dikenal Ramah Semasa Hidup

Kronologi Lakalantas Maut

Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Pangkalpinang–Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat angka Belitung pada Sabtu (10/1/2026). 

Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muliandy Nasution (42), Commercial Director Garuda TV sekaligus Anggota Badan Pengurus Besar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI).

Hal itu, diketahui melalui website dan akun media sosial Garuda TV, terkait kabar duka menyelimuti keluarga besar GarudaTV. 

Commercial Director GarudaTV, Muliandy Nasution, meninggal dunia pada Sabtu (10/1/2026) pada usia 42 tahun.

Korban meninggal dunia, diketahui mengalami cedera kepala berat, luka robek dibagian dahi, luka robek dibagian wajah, dan luka robek kepala samping kanan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil penumpang Nissan Serena yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok mencoba mendahului kendaraan di depannya.

Namun, dari arah berlawanan melaju mobil truk bermuatan buah kelapa sawit sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

"Korban meninggal dunia, posisinya duduk di belakang sopir, meninggal langsung di TKP kita bawa ke Rumah Sakit DKT Pangkalpinang kemudian persiapakan diberangkatkan menggunakan pesawat ke Jakarta," kata AKBP Pradana Aditya Nugraha kepada Bangkapos.com, Minggu (11/1/2026).

Ia menambahkan, korban lainnya yang mengalami luka parah yakni, pengemudi Mobil Nissan Serena warna Abu-abu nomor polisi B-2477-WBD, Anisul Hakimi (27) warga Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang, mengalami cedera kepala berat, robek kepala belakang, patah kaki kanan dan patah kaki kiri.

"Luka parah driver Serena, kaki patah karena terjepit dan korban lain yang luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit, termasuk sopir truk," ujarnya.

Kapolres menjelaskan, personel dari Sat Lantas Polres Babar telah dilakukan upaya evakuasi terhadap para korban, terutama korban luka, sebagai prioritas utama.

Setelah proses evakuasi, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan.

"Kemarin upaya evakuasi para korban, terutama yang luka-luka, prioritaskan lalu olah TKP. Ini masih proses lidik, sidiknya, berkaitan TKP laka lantasnya," ujarnya.

Berikut identitas korban kecelakan:

  1. Pengemudi mobil Truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning Nopol, BN-8879-RP, Izhariansyah (47), lahir di Desa Kacung, 10 Januari 1979, pekerjaan, petani/pekebun, warga Kacung RT  001 RW 001 Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kondisi mengalami luka ringan, keseleo di pergelangan mata kaki kanan.
  2. Sementara, pengemudi Mobil Nissan Serena warna Abu-Abu Nopol B-2477-WBD, Anisul Hakimi (27), tanggal lahir 7 Febuari 1998, karyawan swasta, alamat tinggal Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kondisi mengalami luka berat, cedera kepala berat, robek kepala belakang, patah kaki kanan dan patah kaki kiri.
  3. Penumpang mobil Nissan Serena, Muliandy Nasution (42), kelahiran Medan, 26 April 1983, alamat tinggal Villa Nusa Indah 5 RT, 005 RW. 013 Desa Ciangsana, Kelurahan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, kondisi mengalami cedera kepala berat, luka robek di bagian dahi, luka robek di bagian wajah, luka robek kepala samping kanan dan meninggal dunia (MD).
  4. Penumpang mobil Nissan Serena, lainnya, A Dani Hamid (67), tempat dan tanggal lahir Bangka, 09 Juni 1958, pensiunan, alamat rumah jalan Taib RT 022 RW 008, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami sesak pada bagian dada dan lecet pada lutut sebelah kiri.
  5. Penumpang mobil Nissan Serena, Michael Andy Prayitno L (48), kelahiran Jakarta, 6 November 1977, karyawan swasta, alamat tinggal Cipinang Elok Blok C / 20 RT 002 RW 010 Cipinang Muara Kota Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta, mengalami luka lecet di paha sebelah kanan dan memar pada bagian dada.
  6. Penumpang mobil Nissan Serena, Shen Can (45) laki-laki, tempat tanggal lahir Chainise, 15 Juni 1980, pekerjaan Investor, alamat Republic Of China (WNA), mengalami pusing pada bagian kepala.
  7. Penumpang mobil Nissan Serena, Lee Junn Shyong (52), laki-Laki, tempat tanggal lahir Malaysia, 13 Mei 1973, pekerjaan Minstry Of Home Affairs, alamat Singapura (WNA), mengalami luka di bagian wajah. 

(TribunBatam.id)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul "Sosok Muliandy Nasution, Bos TV Meninggal di Bangka Barat, Suami Desainer Ternama Ayu Dyah Andari"

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved