Api Cemburu Membakar Akal Sehat Slamet, Mabuk Bareng Sebelum Bunuh Teman
Slamet gelap mata dan membunuh Anang Sularso (33), warga Dusun Bogem Utara, Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Ringkasan Berita:
- Pembunuhan di Jombang
- Dipicu rasa cemburu
- Korban dan tersangka berteman
TRIBUNBATAM.id - Api cemburu membakar akal sehat Slamet Mahmudi (43). Slamet gelap mata dan membunuh Anang Sularso (33), warga Dusun Bogem Utara, Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Dalam menjalankan aksinya, Slamet dibantu Mohammad Abdul Mutolib (36). Slamet berperan membuang barang bukti.
Keduanya sudah ditahan di Polres Jombang, Jawa Timur.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan bahwa jenazah Anang Sularso ditemukan di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh.
"Dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam, di antaranya pada leher dan wajah," ucapnya kepada awak media, termasuk TribunJatim.com.
"Penyebab kematian adalah luka pada leher yang memutus pembuluh darah utama," imbuhnya.
Motif pembunuhan yang dilakukan oleh Slamet kepada Anang adalah karena rasa cemburu.
"Dari hasil penyelidikan, pembunuhan dipicu rasa cemburu. Pelaku tidak terima karena korban diduga mendekati perempuan yang merupakan pasangan pelaku," ujarnya melanjutkan.
Sempat mabuk bareng
Peristiwa pembunuhan sendiri terjadi di wilayah Kabupaten Kediri, tepatnya di Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Saat itu, korban dan pelaku diketahui sempat keluar bersama dan mengkonsumsi minuman keras sebelum terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi kekerasan.
Tersangka menjemput korban di rumahnya, lalu keduanya sempat keluar bersama menggunakan sepeda motor milik korban.
Saat itulah, tersangka melancarkan aksinya.
"Antara korban dan pelaku ini berteman. Mereka sempat bersama, kemudian terjadi cekcok hingga berujung pembunuhan," kata AKP Dimas Robin Alexander.
Setelah melakukan pembunuhan, tersangka lalu bercerita kepada tersangka yang kedua.
Sesaat setelah melakukan pembunuhan, kemudian merencanakan membuang ketiga barang bukti tersebut di Sungai Brantas di wilayah Kras, Kediri.
Setelah kejadian, pelaku membuang jasad korban ke sungai yang berada di sekitar lokasi kejadian dengan tujuan menghilangkan jejak.
Arus sungai kemudian membawa jasad hingga akhirnya ditemukan di wilayah Megaluh, Jombang.
"Tak hanya itu, sejumlah barang milik korban juga dibuang ke Sungai Brantas di wilayah Kecamatan Kras, Kediri. Barang tersebut meliputi sepeda motor dan telepon genggam korban," ungkapnya.
Polisi hingga kini masih melakukan pencarian terhadap barang bukti tersebut.
Termasuk senjata tajam yang digunakan pelaku.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti dua unit telepon genggam milik tersangka dan dua sepeda motor.
Sementara barang bukti lain masih dalam proses pencarian karena terkendala derasnya arus sungai.
Pelaku utama dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Selain itu, juga dikenakan pasal terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman tambahan.
"Kemudian juga terkait dengan Pasal 468 ayat 2 Undang-undang 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang penganiayan yang menyebabkan kematian dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara," bebernya.
Polisi menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi pembunuhan tersebut tidak direncanakan secara matang.
Namun, pelaku diketahui telah membawa senjata tajam sebelum kejadian, yang kemudian digunakan saat pertikaian terjadi.
"Senjata tajam itu sudah dibeli oleh tersangka seminggu sebelumnya. Dan selalu dibawa kemanapun," pungkasnya.
Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Tersangka Pembunuhan Jasad Pria di Sungai Megaluh Ditangkap, Cemburu Buta Pacar Didekati
| Pria ini Ajak Temannya Untuk Menggilir Kekasihnya, Korban Terpaksa Melayani Karena Diancam |
|
|---|
| Warga Karimun Jadi Korban Penikaman di Medan, Padahal Datang ke Sana Lihat Kakaknya Sakit |
|
|---|
| Cemburu Kekasihnya Dekat Dengan Orang Lain, Pria Ini Mengamuk dan Tikam Sahabat Kekasihnya |
|
|---|
| Tidak Terima Mantan Nikah lagi, Pria Ini Bacok Mantan Istri dan Suami Barunya |
|
|---|
| Istri di Batam Jadi Korban Amukan Suami Siri di Tengah Konflik Cemburu, Satu Giginya Patah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dua-tersangka-saat-digelandang-ke-Kantor-Satreskrim-Polres-Jombang.jpg)