Jumat, 15 Mei 2026

Mahasiswi Disekap saat Lamar Kerja, Berhasil Kabur dengan Tangan Terikat

Dengan tangan terikat, seorang mahasiswi berinisial MR (20) keluar dari jendela untuk menyelamatkan diri.

Tayang:
Tribun Timur/Muslimin Emba
KORBAN - Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latief saat ditemui di Jl Kumala, Rabu (13/5/2026). mahasiswi disekap saat melamar jadi baby sister. 

TRIBUNBATAM.id - Dengan tangan terikat, seorang mahasiswi berinisial MR (20) keluar dari jendela untuk menyelamatkan diri.

Kondisinya memilukan. Ia akhirnya berhasil lolos dari penyekapan di sebuah rumah kontrakan di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (10/5/2026).

Korban yang berasal dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, itu disebut disekap selama tiga hari oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Kasus tersebut terungkap setelah korban berhasil keluar dari rumah dalam kondisi tangan masih terikat.

Warga yang melihat korban terduduk lemas di depan rumah kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu ke polisi

Peristiwa memilukan bermula ketika mahasiswi membaca lowongan kerja di facebook.

Dalam postingan itu menawarkan pekerjaan sebagai babysitter.

Ia pun melamar dengan menyetor berkas dan dinyatakan lolos.

"Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian," sebut Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latief

Setelah itu, korban MR diarahkan ke rumah yang dikontrak pelaku berinisial FR dan diarahkan menginap.

Saat menginap, korban mendapat tindak kekerasan dari pelaku hingga disekap dalam rumah.

"Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban," bebernya.

Kasus itu tengah diselidiki Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalate.

"Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran," tegasnya.

Rumah Disewa 3 Hari

Pelaku menyewa rumah hanya tiga hari terhitung mulai Jumat-Minggu (8-10/5/2026).

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latief, membenarkan adanya kejadian itu.

Personel Polsek Tamalate yang mendapat informasi kejadian itu langsung mendatangi lokasi.

"Setelah tiba di TKP, kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat," ujar Latief.

"Selanjutnya korban kami amankan dan diarahkan ke pihak PPA untuk melaporkan kejadian yang dialaminya agar dapat diproses lebih lanjut," tambahnya.

Tribun mendatangi lokasi kejadian di Selatan Kota Makassar itu.

Pantauan di lokasi, rumah sudah dalam keadaan tertutup.

Informasi yang diperoleh di lokasi, korban berhasil keluar rumah setelah lewat jendela.

"Ini korban dikunci dari luar, jadi dia keluar lewat jendela kasihan," ucap informan di lokasi.

Saat berhasil keluar rumah dengan kondisi tangan terikat, salah satu warga pun menghampiri.

Setelah itu, polisi tiba di lokasi dan mengarahkan korban melapor ke Unit PPA Polrestabes Makassar.

"Infonya ini, korban mahasiswi asal Kalimantan. Dia kuliah di sini (Makassar) dapat beasiswa. Dan pengakuannya, dia melamar kerja sebagai baby sitter," tuturnya enggan menyebut nama. (*)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved