Kamis, 28 Mei 2026

Tiga Hari Sembunyi, Napi Kabur Ditangkap karena Tak Tahan Cium Aroma Rendang

Aroma rendang memaksa Nasriyatno alias Cili bin Rakiman (35) keluar dari persembunyiannya. Ia sempat kabur dari Rutan Kelas 1 Pekanbaru

Tayang:
Tribun Batam/ISTIMEWA
DITANGKAP - Narapidana bernama Nasriyatno saat berhasil diamankan kembali usai kabur dari Rutan Pekanbaru, Rabu (27/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id - Aroma rendang memaksa Nasriyatno alias Cili bin Rakiman (35) keluar dari persembunyiannya. 

Narapidana Rutan Kelas I Pekanbaru yang sempat kabur akhirnya ditangkap pada Rabu (27/5/2026).

Keberadaan narapidana bernama Nasriyatno terungkap setelah ia keluar dari persembunyiannya karena lapar saat mencium aroma masakan.

Aroma masakan itu berasal dari lokasi pemotongan hewan kurban di kawasan Rumbai, dimana saat ini warga tengah memasak daging kurban untuk makan bersama.

Sebelumnya diketahui, Nasriyatno kabur dari Rutan Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) menjelang Maghrib.

Ia merupakan narapidana kasus pencurian dengan pemberatan.

Informasi penangkapan napi kabur oleh warga dan petugas itu itu viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat digiring menuju mobil untuk dibawa petugas.

Berdasarkan informasi yang beredar, napi tersebut diduga keluar dari persembunyiannya, karena lapar saat mencium aroma masakan rendang di lokasi pemotongan hewan kurban dekat area musala.

Saat itu, warga tengah memasak daging kurban sehingga aroma rendang tercium hingga sekitar lokasi persembunyian.

“Menurut saksi di lokasi, tahanan tersebut keluar karena lapar. Kebetulan di dekat lokasi sedang masak rendang kurban,” demikian narasi yang beredar di media sosial.

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar membenarkan bahwa warga binaan yang kabur tersebut sudah kembali diamankan.

“Sudah tertangkap kembali,” ujar Erwin.

Namun demikian, ia belum merinci kronologi penangkapan lantaran proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Nanti kami rilis ya, masih BAP dulu,” tambahnya.

Kabur karena tertekan

Nasriyatno berhasil ditemukan petugas Rutan di kawasan Jalan Teluk Leok, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Rabu (27/5/2026), setelah dilakukan pencarian intensif sejak kabur pada Minggu (24/5/2026).

Dalam proses pemeriksaan, Nasriyatno mengaku kabur karena merasa tertekan dan takut usai menerima informasi adanya ancaman dari seorang teman atau tersangka lain yang dikabarkan akan masuk ke Rutan Pekanbaru.

Menurut pengakuannya, ancaman itu disampaikan oleh seseorang yang baru masuk atau dikirim ke Rutan Pekanbaru.

Kondisi tersebut membuat Nasriyatno panik hingga memilih melarikan diri untuk menghindari pertemuan dengan orang yang diduga mengancam dirinya.

Nasriyatno mengungkap, ancaman tersebut ternyata dipicu kesalahpahaman terkait persoalan pribadi yang terjadi sebelum dirinya masuk ke dalam Rutan.

“Yang bersangkutan juga menegaskan bahwa pelarian yang dilakukan merupakan aksi spontan dan tidak melibatkan pihak mana pun,” sebut Kepala Rutan.

Erwin memastikan situasi keamanan di Rutan Kelas I Pekanbaru saat ini tetap aman dan terkendali. 

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi internal untuk memperkuat sistem pengawasan dan keamanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dalam proses pengejaran, petugas Rutan Pekanbaru turut berkolaborasi bersama Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai guna mempercepat pencarian warga binaan tersebut.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Aroma Rendang Akhiri Pelarian Napi yang Kabur di Pekanbaru, Diduga Kelaparan Selama Sembunyi

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved