Menuju Kepulauan Riau Makmur dan Merata Jadi Program Unggulan Barenlitbang 2025
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM, menegaskan bahwa semangat utama pembangunan Kepri adalah pemerataan dan keadilan.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Mairi Nandarson
Laporan Wartawan Tribun Batam.id, Ronnye Lodo Laleng.
TRIBUN BATAM.id, KEPRI - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyimpan pesona yang luar biasa. Dari Lingga hingga Natuna, dari Karimun hingga Bintan.
Namun di balik keindahan laut biru dan gugusan 2.028 pulaunya, tersimpan juga tantangan besar pembangunan : bagaimana memastikan pembangunan berjalan adil dan merata di wilayah yang terpisah-pisah oleh laut.
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM, menegaskan bahwa semangat utama pembangunan Kepri adalah pemerataan dan keadilan.
“Pembangunan di Kepri tidak boleh hanya berpusat di kota besar seperti Batam atau Tanjungpinang. Kami ingin masyarakat di pulau-pulau kecil juga merasakan kehadiran pemerintah dan manfaat pembangunan,"ujar Gubernur Ansar, belum lama ini.
Ansar menambahkan bahwa karakter wilayah kepulauan membutuhkan cara kerja yang berbeda.
“Setiap pulau punya kebutuhan dan potensi masing-masing. Tugas kami memastikan semuanya terhubung-baik melalui infrastruktur, layanan dasar, peningkatan SDM maupun akses ekonomi.Dari situlah cita-cita Kepri yang makmur merata akan terwujud," tambahnya.
Menurut Dr. Aries Fhariandi,S.Sos, M.Si, Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepulauan Riau, tantangan geografis Kepri memang menuntut strategi pembangunan yang tidak bisa seragam.
“Bagi kami di Kepri, membangun itu tidak sekadar soal menambah infrastruktur atau mengejar angka pertumbuhan ekonomi. Tantangan utamanya adalah memastikan seluruh masyarakat -baik yang tinggal di kota besar maupun di pulau-pulau kecil-bisa menikmati hasil pembangunan secara setara," ujar Aries, Rabu (15/10/2025).
Menurut Aries,Pemerintah Provinsi Kepri kini tengah memantapkan arah pembangunan menuju “Kepri Makmur Merata".
Dengan fokus pada tiga hal utama, diantaranya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat ekonomi rakyat, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Membangun dari Pulau ke Pulau
Pemerintah Provinsi Kepri menyadari bahwa pemerataan tidak cukup hanya dengan niat baik.
Karena itu,sederet program strategis diluncurkan untuk menjangkau berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerintah menaruh perhatian besar pada pendidikan dan kesehatan.
Program beasiswa untuk mahasiswa, bantuan SPP siswa SMA/SMK, hingga beasiswa spesialis untuk dokter digulirkan untuk mencetak generasi Kepri yang unggul.
Petugas posyandu pun mendapat insentif khusus, sementara masyarakat kurang mampu yang sakit dan ingin berobat ke luar daerah difasilitasi rumah singgah dan bantuan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).
"Investasi terbaik memang pada manusia. Kami ingin anak-anak Kepri punya kesempatan yang sama untuk maju, di mana pun mereka tinggal," ujar Aries.
Menguatkan Ekonomi Rakyat
Disektor sosial ekonomi, berbagai langkah nyata dilakukan agar masyarakat pesisir,petani, dan nelayan bisa lebih sejahtera.
Program BPJS untuk petani dan nelayan, pinjaman tanpa bunga,serta pelatihan tenaga kerja three-in-one (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja) juga menjadi andalan.
Tak ketinggalan, bantuan sarana prasarana perikanan dan pertanian diberikan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing bagi petani dan nelayan.
"Kepri punya potensi besar di laut dan di darat. Kami ingin potensi itu tidak hanya dinikmati oleh investor besar, tapi juga masyarakat lokal yang menggantungkan hidupnya dari hasil bumi dan laut,"tambahnya.
Infrastruktur untuk Konektivitas dan Pelayanan Dasar :
Sementara itu, untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, pembangunan diarahkan untuk membuka keterisolasian antar pulau.
Pemerintah gencar membangun dermaga dan pelabuhan,jembatan penghubung, serta Base Transceiver Station (BTS) agar sinyal telekomunikasi menjangkau wilayah-wilayah terpencil.
Pembangunan infrastruktur juga diarahkan untuk meningkatkan pelayanan dasar seperti SPAM regional untuk air bersih dan Program Kepri Terang agar seluruh pulau menikmati akses listrik yang memadai, disertai pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan arah pembangunan yang menyentuh berbagai sektor kehidupan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis dapat mewujudkan visi besar “Kepri Makmur Merata" - di mana kesejahteraan tidak hanya terkonsentrasi di Batam atau Tanjungpinang, tetapi juga sampai ke pulau-pulau terluar yang menjadi beranda terdepan Indonesia.
“Kami percaya, ketika setiap pulau mendapat perhatian yang sama, maka kemajuan Kepri akan menjadi nyata- dari tengah laut hingga ke perbatasan negeri," tutup Dr. Aries Fhariandi dengan senyum optimistis.
( tribunbatam.id/ronnye lodo laleng )
| Pulau Penyengat, Jembatan Lintas Generasi Menuju Pariwisata Berkelanjutan di Kepri |
|
|---|
| Gubernur Ansar Ajak Warga Kepri Dukung Meidra di Indonesian Idol 2026: Semoga Menang |
|
|---|
| Nenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan |
|
|---|
| Gubernur Kepri Komitmen Tindaklanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Kepulauan Riau |
|
|---|
| Gubernur Kepri Lantik Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau, Perkuat Pelestarian Budaya Melayu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Barenlitbang-Kepri-7655.jpg)