DISKOMINFO KEPRI

Wagub Kepri Nyanyang Haris Hadiri Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Batam

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura hadiri kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam.

Istimewa
HADIRI RAKOR - Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi program MBG yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional RI di Hotel Wydham Panbil, Batam, Rabu (26/11/2025). (Ziqri) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menghadiri kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia di Hotel Wydham Panbil, Kota Batam, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program MBG di Kepri berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama di kalangan pelajar dan kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dalam mendukung penuh berbagai upaya BGN, untuk memperkuat ketahanan pangan dan perbaikan gizi di daerah.

"Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menyukseskan program ini. Kita ingin pelaksanaannya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah," ujar Nyanyang.

Melalui forum koordinasi dan evaluasi tersebut, pemerintah daerah bersama BGN melakukan pemetaan capaian, identifikasi hambatan, serta penyusunan langkah tindak lanjut agar implementasi program dapat semakin efektif dan merata di seluruh kabupaten/kota di Kepri.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hedrayudha, turut hadir memberikan arahan terkait strategi nasional penguatan program MBG.

Ia menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pangan dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Dadang juga menekankan pentingnya penerapan prosedur operasional standar (SOP) dari kebersihan dapur, pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan.

BGN menyatakan akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaksana MBG yang mengabaikan petunjuk teknis (juknis), karena program ini terkait langsung dengan gizi dan keselamatan anak.

"Ancaman sanksi bisa berupa proses hukum hingga penghentian kerja sama. Dalam pengawasan, BGN akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk memastikan kepatuhan di lapangan," katanya.

Turut mendampingi Wagub Nyanyang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (KP2KH) Provinsi Kepri Rika Azmi, serta Kepala OPD Satgas MBG Provinsi Kepri. (adv)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved