Senin, 8 Juni 2026

PESTA BOLA DUNIA DI KEPRI

Piala Dunia Tahun 2026 dan Peluang Tim Underdog, Bung Chris: Bersaing Ketat

Dalam Piala Dunia 2026, Bulgaria menjadi sorotan pada Piala Dunia 1994 di USA dengan keberhasilan menjadi semi finalis.

Tayang:
Tribun Batam
PIALA DUNIA 2026 - Analisa pengamat bola Kepri, Chris Triwinasis untuk Grup F Piala Dunia 2026 yang dihuni Belanda, Jepang, Swedia dan Tunisia. 

TRIBUNBATAM.id, KEPRI - Bicara tentang tim yang akan membuat kejutan atau menjadi juara pada Piala Dunia 2026 menarik untuk dibahas.

Pertimbangan jumlah peserta yang membengkak serta jadwal padat dan situasi panas yang akan berlangsung pada tiga negara tuan rumah, Meksiko,Kanada dan USA.

Dalam Piala Dunia 2026, Bulgaria menjadi sorotan pada Piala Dunia 1994 di USA dengan keberhasilan menjadi semi finalis.

Demikian juga dilakukan oleh Korsel pada tahun 2002 sebagai tuan rumah dan sekaligus lolos sampai semi final sebelum dihentikan oleh Jerman dan harus puas menjadi juara keempat.

Dilanjutkan dengan Modric dkk dari Kroasia sukses lolos sampai babak final sebelum dihentikan oleh Perancis pada tahun 2018.

Terakhir, Maroko menjadi wakil Afrika pertama yang sukses menjadi semi finalis pada Piala Dunia 2022 dengan menyingkirkan Belgia, Portugal dan Spanyol, serta baru terhenti pada babak semifinal melawan Perancis, di Qatar.

Persaingan tim yang lolos saat ini cukup berimbang dan merata, kecuali tim pendatang baru, rerata wakil Eropa, Amerika Latin diikuti wakil Afrika dan Asia cukup ketat.

Pengamat Sepak Bola Kepri, Chris Triwinasis menyampaikan, wakil Asia, Jepang menjadi pilihan pertama untuk merangsek lebih jauh dari babak 16 besar. 

Sukses menaklukkan Brasilia 3-2, Inggris serta Spanyol menjadikan tim asuhan pelatih Hajime Moriyasu diunggulkan menjadi tim under dog.

"Bersaing dengan Belanda, Swedia serta Tunisia, Jepang tetap akan meledak untuk bisa lolos fase gugur," ucap Chris, Senin (8/6/2026).

Kedisiplinan dan kebersamaan yang lama antara pelatih dan Pemain menjadikan ritme dan detail sudah sehati untuk menjadi kekuatan tim wakil Asia tersebut.

Bahkan jika lolos lewat jalur Runner up terbaik ,maka tidak menutup kemungkinan bahwa ulangan partai Brasilia vs Jepang akan tersaji dalam babak 32 besar.

Portugal layak diunggulkan untuk melangkah lebih jauh, dibanding tahun 2022.

Kehadiran CR-7 menjadikan situasi ruang ganti pemain lebih hangat untuk sama sama mengukir sejarah dalam Piala Dunia.

Materi pemain yang tersebar pada klub kuat Eropa macam PSG juara Liga Champion, Milan serta MU memberikan kesempatan pelatih Roberto Martinez meracik tim lebih solid dan kuat.

Perjalanan Portugal pada babak 16 besar menarik ditunggu sebab akan menghadapi juara bertahan Argentina yang harus berebut satu tiket 16 besar melawan Uruguay.

"Untuk Kroasia, dengan sudah lewat usia generasi emas mereka semacam Modric tentu butuh stamina dan fisik yang lebih dalam mengulang prestasi tahun 1998, 2018 dan 2022," lanjutnya. 

Kejutan terakhir tetap dialamatkan kepada timnas Maroko, dengan Hakimi sebagai kapten tim.

Pemain asal klub PSG tersebut menjadi panutan dan motor serangan lewat overlapping sebagai wingback kanan yang agressive.

Pelatih Muhamed Ouahbi tentu berharap bahwa sukses semi finalis tahun lalu bukan semata - mata kebetulan, momen Piala Dunia kali ini menjadi bukti kiprah timnas Maroko sebagai jagoan asal Afrika.

Kejutan dan kemudahan untuk tim yang dengan materi pemain bintang mendapat dukungan dari aturan FIFA yang baru , dengan salah satu diantaranya dengan penghapusan hukuman kartu pada babak penyisihan. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved